MALANG Radar CNN Online– Komitmen untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Malang Raya terus diperkuat melalui langkah-langkah kolaboratif. Terbaru, Polresta Malang menggelar agenda silaturahmi strategis bersama sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) dan elemen masyarakat guna memastikan wilayah Malang tetap kondusif.
Pertemuan yang menjadi bagian dari rangkaian road show Brigjen Pol. A. Jamal Yuliarto ini dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polresta Malang, mulai dari Kabag Ops, Kasat Intel, Kasat Narkoba, hingga jajaran Kamtibmas. Kehadiran para petinggi kepolisian ini menegaskan keseriusan aparat dalam merangkul masyarakat.
Ketua MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) DPC Malang Raya, Asadi, menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan momentum krusial untuk menyamakan persepsi antara aparat keamanan dan sipil.
"Inti dari pertemuan ini adalah komitmen bersama untuk menciptakan Indonesia yang damai. Kami fokus memastikan Malang tetap aman dan nyaman bagi semua pihak, sebagaimana yang sudah terjaga selama ini," ujar Asadi.
Selain MADAS, agenda ini juga dihadiri oleh perwakilan ormas dan komunitas besar lainnya, seperti Beranjang Kawat, Laskar Sakera, serta komunitas Aremania. Kehadiran lintas elemen ini mencerminkan representasi kuat dari akar rumput di Malang Raya.
Dalam diskusi tersebut, Asadi menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap informasi yang tidak utuh atau sengaja diputarbalikkan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Menurutnya, isu-isu provokatif sering kali muncul dan berpotensi memicu gesekan sosial, terutama saat terjadi aksi demonstrasi.
"Ada kalanya isu di lapangan dipelintir sehingga memicu reaksi berlebih dari masyarakat. Oleh karena itu, menjaga komunikasi yang jernih dan tidak mudah terprovokasi menjadi kunci utama," tegasnya.
Pihak kepolisian pun menekankan bahwa peran ormas sangat vital sebagai mitra sejajar Polri. Mengingat dinamika sosial yang tinggi, Polresta Malang menyadari bahwa stabilitas keamanan tidak dapat diwujudkan oleh aparat sendirian tanpa dukungan penuh dari elemen masyarakat.
"Polisi tidak bisa bekerja secara parsial. Dukungan dari ormas dan seluruh lapisan masyarakat adalah fondasi utama agar situasi tetap terkendali," tambah Asadi mengutip poin penting dalam pertemuan tersebut.
Melalui koordinasi lintas elemen ini, diharapkan potensi konflik sosial dapat dideteksi dan diredam sejak dini. Langkah preventif ini bertujuan agar Malang Raya tetap menjadi barometer wilayah yang harmonis, aman, dan damai bagi seluruh warganya.
Redaksi:Imron R
Editor:Agl


Posting Komentar