LEMBANG, BANDUNG BARAT Radar CNN Online — Di tengah dinamika kehidupan modern yang kerap mengikis nilai-nilai dasar kemanusiaan, sebuah kisah menyentuh hati lahir dari Kabupaten Bandung Barat. Kisah ini bukan berasal dari kalangan pejabat tinggi atau pesohor, melainkan dari seorang figur berjiwa besar yang menjalani kesehariannya dalam kesederhanaan.
Adalah Kang Herti, yang akrab disapa Kang Herti Gol atau Kang Herti JebrodGol. Sehari-hari ia mendedikasikan waktunya sebagai tukang sapu dan marbot aktif di salah satu masjid di wilayah Lembang. Di sela-sela kesibukannya merawat tempat ibadah dan melayani warga, ia tetap memiliki kepekaan sosial yang tinggi terhadap berbagai persoalan generasi muda yang kian meresahkan.
Ia melihat langsung bagaimana perundungan (bullying), kekerasan, diskriminasi rasial, hingga sikap tidak hormat kepada orang tua masih menjadi luka tersembunyi di berbagai lingkungan, mulai dari sekolah hingga ruang publik.
Alih-alih hanya mengeluh, Kang Herti memilih bergerak nyata. Ia menginisiasi kegiatan positif dengan mengajak anak-anak di lingkungannya berkumpul dan bermain bersama melalui seni drama atau sandiwara sederhana.
Melalui media seni peran yang menyenangkan ini, anak-anak tidak sekadar mencari hiburan, melainkan dibentuk mentalnya agar memiliki rasa percaya diri serta keberanian untuk melindungi diri dari ancaman perundungan.
Gerakan mandiri yang ia gagas ini berdiri atas tiga pilar utama:
- Menolak Rasisme: Mengajarkan kesetaraan derajat setiap manusia di mata Tuhan dan hukum.
- Menghormati Orang Tua: Menanamkan nilai luhur untuk tidak pernah merendahkan atau menggunakan kata kasar kepada orang tua.
- Melawan Perundungan: Menumbuhkan keberanian bersikap tegas terhadap segala bentuk intimidasi, baik secara fisik, verbal, maupun di dunia maya.
Langkah sederhana namun berdampak besar ini memuat filosofi hidup yang mendalam. Apa yang diperjuangkan oleh Kang Herti membuktikan bahwa kekuatan dan kehormatan seseorang tidak diukur dari seberapa besar kekuasaan atau kekayaan yang dimilikinya.
"Kekuatan sejati terpancar manakala seseorang memilih menjadi pelindung bagi yang lemah dan tertindas, bukan menjadi pihak yang menindas atau merasa lebih unggul dari orang lain."
Pihak Radar CNN Bogor Raya merasa terhormat dapat mengangkat dan menyebarluaskan kisah perjuangan mulia ini. Kami mengajak segenap elemen masyarakat, para pendidik, tokoh agama, hingga instansi pemerintah terkait untuk memberikan apresiasi serta dukungan penuh, agar gerakan moral ini dapat berkembang luas dan menjadi inspirasi nasional.
Mengangkat suara kebenaran demi kebaikan bersama adalah tugas kemanusiaan kita yang paling mulia.
Redaksi:Team


Posting Komentar