RADARCNNONLINE//MALANG, 19 OKTOBER 2025 – Suasana di halaman RA Sunan Ampel Kaumrejo, Ngantang, Kabupaten Malang, berubah menjadi 'catwalk' penuh warna dan kreativitas pada Sabtu (18/10). Puluhan santri cilik dari tingkat PAUD hingga TK tampil memukau dalam Lomba Busana Muslim, yang digelar sebagai bagian dari rangkaian Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025.
Acara ini sukses menyedot antusiasme luar biasa. Jauh sebelum hari perlombaan, para santri cilik menunjukkan dedikasi tinggi dengan mempersiapkan busana terbaik mereka. Tidak sekadar membeli, banyak di antara mereka yang terjun langsung merancang, memilih bahan, bahkan menjahit sendiri busana yang akan ditampilkan.
"Kami sangat terharu melihat semangat dan kreativitas para santri. Mereka benar-benar menunjukkan dedikasi dan kecintaan mereka terhadap busana muslim," ujar Ketua MWC NU sekaligus Panitia Pelaksana HSN Kecamatan Ngantang. Ia menambahkan bahwa beberapa santri bahkan rela begadang demi menyelesaikan busana mereka agar tampil maksimal.
Lomba ini bertujuan utama untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya Islam, meningkatkan kreativitas, sekaligus mempererat tali silaturahmi. Para peserta tampil percaya diri memamerkan beragam desain unik dan inovatif. Beberapa di antaranya bahkan dengan bangga memadukan busana muslim dengan kearifan lokal, seperti motif batik dan tenun khas Indonesia.
Dewan juri yang terdiri dari desainer busana muslim dan tokoh agama, Rida Hastatik dan Elik Cahyaning, dihadapkan pada tugas berat. Penilaian didasarkan pada lima kriteria ketat: kesesuaian dengan syariat Islam, kreativitas dan inovasi, kesesuaian tema, estetika, serta penampilan (catwalk).
Setelah melalui proses penilaian yang ketat, Ananda Syifa berhasil dinobatkan sebagai Juara 1 Lomba Fashion Show.
"Saya sangat senang bisa mengikuti lomba ini. Saya jadi lebih bersemangat untuk belajar desain busana muslim dan menciptakan karya-karya yang lebih baik lagi," ujar Syifa dengan wajah berbinar.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto dalam suasana keakraban yang hangat. Kesuksesan acara ini membuktikan bahwa semangat Hari Santri dapat ditanamkan melalui berbagai kegiatan positif dan kreatif, bahkan sejak usia dini.
Penulis Imam
Editor Mkrf

Posting Komentar