TANGERANG Radar CNN Online– Dalam upaya nyata memperkuat infrastruktur dan aksesibilitas warga, Polda Banten bersama Polresta Tangerang resmi memulai pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi. Prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) berlangsung khidmat di Desa Pangedangan, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (21/04).
Acara ini dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya:
Irjen Pol Hengki (Kapolda Banten)
Brigjen Pol Hendra Wirawan (Wakapolda Banten)
Moch. Maesyal Rasyid (Bupati Tangerang)
Wahyudi Eko Husodo (Kajari Kabupaten Tangerang)
Beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Banten.
Dalam sambutannya, Irjen Pol Hengki menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan solusi nyata bagi mobilitas masyarakat, terutama anak sekolah.
"Pembangunan jembatan ini bertujuan meningkatkan konektivitas dan kenyamanan masyarakat. Fokus kami adalah warga sekitar dan para pelajar yang setiap hari melintasi wilayah ini agar perjalanan mereka lebih aman dan efisien," ujar Irjen Pol Hengki.
Kapolda juga memaparkan target ambisius namun terukur terkait penyelesaian proyek ini. Jembatan tersebut diproyeksikan akan siap beroperasi dalam waktu 1,5 hingga 2 bulan ke depan, sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan secara langsung oleh penduduk setempat.
Inisiatif ini merupakan wujud konkret dari arahan Presiden Republik Indonesia dan Kapolri. Program ini dirancang agar kepolisian hadir di tengah masyarakat melalui aksi yang memberikan dampak fundamental bagi kesejahteraan sosial.
Selain fokus pada pembangunan fisik, Irjen Pol Hengki turut memberikan edukasi lingkungan. Ia mengimbau warga untuk senantiasa menjaga kebersihan sungai yang menjadi urat nadi kehidupan harian.
"Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai. Mari kita jaga bersama karena manfaat sungai ini sangat besar bagi kehidupan kita semua," tambahnya.
Menutup rangkaian acara, Kapolda mensosialisasikan kemudahan akses bantuan kepolisian melalui Call Center 110. Layanan ini disiapkan untuk merespons kondisi darurat, mulai dari gangguan keamanan hingga bantuan kemanusiaan seperti pengantaran warga yang akan melahirkan ke fasilitas kesehatan.
Cara Akses: Hubungi 110, lalu tekan angka 0 untuk berbicara dengan operator.
Keunggulan: Bebas biaya (tanpa pulsa/kuota) dan respons cepat dari petugas Polri terdekat.

Posting Komentar