Cetak Generasi Islami yang Mumpuni, MA Raudlatul Muta'allimin Moropelang Gelar Tadrib Amali di Desa Badu

 

LAMONGAN, Radar CNN Online – Madrasah Aliyah (MA) Raudlatul Muta'allimin Moropelang, Babat, Lamongan, resmi memulai program *Tadrib Amali* atau Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) bagi para santrinya. Kegiatan ini dipusatkan di Desa Badu dan Desa Wanar, Kecamatan Pucuk, dengan menggandeng TPQ Darussalam sebagai mitra belajar bersama.

Acara pembukaan berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh tokoh masyarakat setempat, jajaran guru, serta pengurus RMTPQ Darussalam Desa Badu. Program ini dirancang sebagai wadah bagi santri untuk mengabdi kepada masyarakat melalui pendekatan lintas keilmuan serta mempraktikkan ilmu yang telah didapat di pondok pesantren dan madrasah.

Kepala MA Raudlatul Muta'allimin Moropelang, *Bapak Susiyanto, S.Pd.*, dalam pesan arahannya menekankan pentingnya integritas seorang pengajar. Beliau menggarisbawahi bahwa kunci utama menjadi pendidik maupun murid yang berkualitas adalah perbaikan akhlaq.

"Apabila ingin menjadi murid atau santri yang baik, hal pertama yang harus ditekankan adalah memperbaiki akhlaqnya. Untuk menjadi santri yang proporsional, bekal utama yang harus dimiliki adalah budi pekerti yang luhur," tegas Susiyanto.

Kegiatan Tadrib Amali ini membawa visi besar untuk mencetak generasi islami yang berhaluan Ahlussunnah Wal Jamaah. Madrasah menargetkan para lulusannya tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berdedikasi, mumpuni dalam keilmuan, dan memberikan manfaat (manfaati) bagi lingkungan sekitar.

Selama program berlangsung, para santri akan mendapatkan pengalaman nyata dalam:

  1. Praktik Mengajar: Menerapkan teori kependidikan secara langsung di TPQ.
  2. Pengembangan Kompetensi: Mengasah aspek pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian.
  3. Adaptasi Sosial: Membentuk karakter yang siap terjun dan bersosialisasi di tengah masyarakat yang pluralis.
  4. Pengabdian Masyarakat

Selain mengajar, para santri diharapkan mampu menyerap pengalaman hidup langsung dari dinamika masyarakat. Program ini menjadi jembatan bagi santri untuk mentransformasikan ilmu agama dan umum yang mereka pelajari di MA Raudlatul Muta'allimin agar relevan dengan kebutuhan umat saat ini.

Dengan dimulainya kegiatan di Desa Badu ini, diharapkan sinergi antara dunia pendidikan madrasah dan masyarakat pedesaan dapat terjalin erat, sekaligus melahirkan kader-kader pemimpin masa depan yang berakhlaqul karimah.

Redaksi: Sutikno
Editor: Mnd

0/Post a Comment/Comments

Logo PT Edy Macan Multimedia Center
Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Anda