Pasar Kemis Dikepung Gunungan Sampah, DPD IWO-I Tangerang: Jangan Tunggu Viral Baru Bergerak!

  

TANGERANG  Radar CNN Online– Kondisi tumpukan sampah yang menggunung di kawasan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, memicu keprihatinan serius dari Dewan Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online Indonesia (DPD IWO-I) Kabupaten Tangerang. Persoalan lingkungan di wilayah padat penduduk ini dinilai mencerminkan lemahnya fungsi pengawasan serta lambatnya respons dari instansi terkait.

Pantauan di lapangan menunjukkan tumpukan sampah telah meluber hingga memakan badan jalan dan mendekati permukiman warga. Kondisi ini tidak hanya merusak estetika wilayah, tetapi juga mulai mencemari lingkungan sekitar melalui bau menyengat yang berpotensi menjadi sumber penyakit bagi masyarakat.

Ketua DPD IWO-I Kabupaten Tangerang, Sopiyan, menegaskan bahwa krisis sampah di Pasar Kemis tidak boleh dipandang sebelah mata. Ia mendesak Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang beserta UPT Kebersihan setempat untuk segera mengambil langkah konkret di lapangan.
“Ini bukan sekadar persoalan sampah menumpuk. Ini menyangkut kesehatan masyarakat, wajah pelayanan publik, dan bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap lingkungan hidup. Jangan sampai ada kesan di masyarakat bahwa pemerintah baru mau bergerak setelah persoalan ini viral di media sosial,” tegas Sopiyan.
Menurut IWO-I, pembiaran hingga sampah menggunung menunjukkan adanya sumbatan dalam sistem pengangkutan dan tata kelola sampah di wilayah Pasar Kemis. Sebagai salah satu kecamatan dengan kepadatan penduduk tertinggi di Kabupaten Tangerang, wilayah ini seharusnya mendapatkan prioritas dan perhatian maksimal terkait pelayanan kebersihan.

Selain menuntut pengangkutan sampah darurat, DPD IWO-I juga mendorong DLHK untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Pemerintah daerah diminta memperketat pengawasan rutin serta menindak tegas oknum-oknum yang sengaja membuang sampah sembarangan di lokasi tersebut.

Sopiyan menambahkan, meski kesadaran masyarakat adalah kunci, pemerintah tetap memegang regulasi dan kewajiban utama untuk menyediakan fasilitas serta manajemen pengelolaan sampah yang optimal dan profesional.
“Jangan biarkan Kabupaten Tangerang dikenal karena persoalan sampah yang tak kunjung terselesaikan. Pemerintah harus hadir dengan tindakan nyata, cepat, dan solutif,” lanjutnya.
Sebagai organisasi profesi pers, DPD IWO-I Kabupaten Tangerang menyatakan komitmennya untuk terus mengawal isu ini. Mereka akan tetap menjalankan fungsi kontrol sosial demi memastikan hak pelayanan publik dan hak atas lingkungan yang sehat bagi masyarakat dapat terpenuhi.

Kini, warga Pasar Kemis menanti langkah nyata dari DLHK Kabupaten Tangerang untuk segera membersihkan lokasi dan menerapkan langkah preventif agar kawasan tersebut tidak kembali menjadi tempat pembuangan sampah liar.

Redaksi:Ysf
Editor:Agl

0/Post a Comment/Comments

Logo PT Edy Macan Multimedia Center
Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Anda