Gandeng KPH Pasuruan, Formasy Praja Nusantara Dorong Penertiban Sumber Air Kawasan Hutan

PASURUAN Radar CNN Online– Isu kelangkaan dan keberlanjutan ketersediaan air menjadi perhatian serius di wilayah Pasuruan Raya, yang dikenal sebagai salah satu pusat industri, pariwisata, perhotelan, dan pertanian di Jawa Timur.

Merespons tantangan tersebut, Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Formasy Praja Nusantara (FPN) menggelar kunjungan kerja strategis ke Kantor Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Prigen, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lawang Barat, KPH Pasuruan pada Jumat (3/7/2026).

Kunjungan yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum FPN, Dodik Purwoko, ini merupakan langkah konkret untuk menindaklanjuti Nota Kesepahaman (MoU) bersama KPH Pasuruan dalam upaya menjaga, memulihkan, serta mengonservasi sumber daya air demi kelestarian hutan.

Kerja sama yang dijalin mencakup seluruh kawasan hutan di wilayah kelola Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pasuruan, dengan ruang lingkup sebagai berikut:

  • Edukasi Hukum: Membangun kesadaran etika sosial dan kesadaran hukum terkait pemanfaatan sumber air di kawasan Perhutani.
  • Pengelolaan Ekosistem: Mengelola sistem hidrologi dan menjaga kualitas air baku.
  • Kampanye Publik: Melakukan penyuluhan massal tentang pentingnya menjaga ketahanan air.
  • Reboisasi: Melakukan penanaman dan pengayaan pohon di area tangkapan air (catchment area).

Dalam agenda koordinasi ini, Ketua Umum FPN turut didampingi oleh Ketua DMD FPN Pasuruan Raya, Romsul Hasbawi, serta Ketua FPN KSM Prigen, Wanasim. Pertemuan tersebut langsung dilanjutkan dengan proses identifikasi awal terhadap para pengguna dan pemanfaat sumber air di dalam kawasan hutan.

Ketua Umum FPN, Dodik Purwoko, menegaskan bahwa penertiban administrasi merupakan kunci utama dalam mencegah eksploitasi air yang berlebihan.

"Kami berfokus pada pengawasan ketaatan hukum, penertiban, dan sosialisasi implementasi Surat Izin Pengusahaan Air (SIPA), baik untuk air tanah maupun air permukaan. Langkah mitigasi krisis air ini juga menjadi bagian dari komitmen kami dalam menyukseskan Program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, sebagai wujud bakti untuk negeri dan pengabdian bagi kehidupan," jelas Dodik.

Kunjungan strategis ini disambut positif oleh pihak Perhutani. Hadir menerima rombongan, Asisten Perhutani (Asper) Lawang Barat, Johan Sandi, yang didampingi oleh KRPH Prigen Slamet, KRPH Dayu Rejo Sarmuji, dan KRPH Wonorejo.

Johan Sandi menyatakan dukungannya terhadap mekanisme kerja sama di lapangan yang ditawarkan oleh FPN. Ia bahkan memfasilitasi agar kegiatan sosialisasi lanjutan kepada para pemanfaat air dapat dipusatkan di Kantor KRPH Prigen.

Langkah ini dinilai sebagai penguat sinergisitas antar-pihak dan masyarakat, sekaligus bukti kesiapan jajaran di lapangan dalam menjalankan arahan dan petunjuk dari pimpinan Perum Perhutani.

Redaksi:Team


0/Post a Comment/Comments

Logo PT Edy Macan Multimedia Center
Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Anda