TANGERANG Radar CNN Online— Di tengah derasnya arus informasi dan tantangan di lapangan yang semakin kompleks, peran wartawan dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga akurat dan bertanggung jawab. Hal tersebut ditegaskan kembali oleh Dewan Pembina Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Tangerang, Ramliana Bangsa, S.H., yang akrab disapa Shetra.
Dalam keterangannya, Shetra menggarisbawahi tiga pilar utama yang wajib dipegang teguh oleh setiap insan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik: solidaritas antarsesama wartawan, profesionalisme dalam bekerja, dan keselamatan sebagai prioritas mutlak.
Menurut Shetra, kekompakan di kalangan insan pers sering kali hanya berhenti sebagai slogan. Padahal, saat berada di lapangan, wartawan sangat membutuhkan dukungan moral maupun sosial dari rekan seprofesi.
"Solidaritas itu harus nyata. Kita harus saling mengingatkan kalau ada yang mulai abai terhadap kode etik, saling menjaga saat ada tekanan, dan menunjukkan kepedulian ketika rekan kita menghadapi kesulitan," tegas Shetra.
Ia menilai, organisasi kewartawanan seperti IWOI hadir bukan sekadar wadah administratif, melainkan sebagai "rumah" bersama untuk membangun kebersamaan dan perlindungan bagi seluruh anggotanya.
Shetra juga mengingatkan bahwa wartawan memegang peran strategis sebagai penyampai informasi yang faktual. Kepercayaan publik hanya dapat dijaga jika insan pers bekerja dengan mematuhi kaidah jurnalistik yang berlaku.
"Keberanian meliput itu penting, tetapi keberanian tanpa etika, tanpa verifikasi, dan tanpa tanggung jawab justru bisa melukai profesi kita sendiri," jelasnya.
Ia turut menyinggung pentingnya memahami payung hukum. Kebebasan pers di Indonesia dijamin secara jelas melalui Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, sehingga kerja jurnalistik tidak boleh diintervensi oleh pihak mana pun yang tidak berwenang. Namun, ia mengingatkan bahwa kebebasan tersebut tetap dibatasi oleh koridor aturan internal organisasi tempat media tersebut bernaung. "Kebebasan tidak berarti bebas tanpa batas," ujarnya.
Poin krusial terakhir yang ditekankan Shetra adalah keselamatan kerja, khususnya bagi anggota IWOI Kabupaten Tangerang yang kerap meliput area rawan seperti aksi massa, bencana alam, kriminalitas, maupun konflik sosial.
"Berani itu wajib, tetapi ceroboh adalah pilihan yang salah. Nyawa dan keselamatan keluarga di rumah harus dipikirkan. Lengkapi diri dengan pengetahuan, alat pelindung, dan selalu berkoordinasi dengan tim sebelum terjun ke lapangan," pesannya.
Shetra menutup pesannya dengan harapan agar seluruh anggota IWOI Kabupaten Tangerang senantiasa menjaga marwah profesi. Dengan menjunjung tinggi solidaritas, bekerja secara profesional, serta selalu waspada, pers akan terus kokoh sebagai pilar keempat demokrasi yang dipercaya masyarakat.
"Jadilah wartawan yang tidak hanya berani menulis kebenaran, tetapi juga berani menjaga diri dan rekan sendiri," pungkasnya.
Redaksi:Ysf

Posting Komentar