Sengketa BPKB: Ormas MADAS Desak BCA Finance Segera Serahkan Hak Debitur yang Mengendap 5 Tahun

 


SURABAYA, 27 April 2026 Radar CNN Online– Ketegangan terjadi di kantor BCA Finance Surabaya saat sejumlah organisasi masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Pendamping Debitur, termasuk Ormas MADAS, mendatangi perusahaan pembiayaan tersebut. Kedatangan mereka bertujuan menuntut keadilan bagi seorang debitur berinisial And, yang hingga kini belum menerima dokumen BPKB kendaraannya meski telah melunasi seluruh kewajibannya sejak lima tahun silam.

Berdasarkan keterangan pihak debitur, seluruh pokok utang, bunga, hingga biaya administrasi telah diselesaikan sepenuhnya. Namun, selama setengah dekade terakhir, BPKB yang merupakan hak milik konsumen tidak kunjung diserahkan oleh BCA Finance dengan alasan yang dinilai tidak transparan.

Abi Munif, selaku Dewan Mahkamah Kehormatan Etik MADAS, mengecam keras keterlambatan ini. Ia menilai tindakan tersebut merupakan bentuk pengabaian terhadap hak konsumen dan pelanggaran nyata terhadap regulasi industri keuangan.

“Ini adalah bentuk kesewenang-wenangan yang nyata. Berdasarkan POJK No. 6/POJK.07/2022 Pasal 21, dokumen jaminan wajib diserahkan kepada konsumen maksimal 14 hari kerja setelah pelunasan. Fakta bahwa dokumen ini tertahan hingga 5 tahun adalah preseden buruk bagi dunia pembiayaan,” tegas Abi Munif.

Pihak Aliansi memberikan peringatan keras kepada manajemen BCA Finance untuk segera menuntaskan persoalan ini. Mereka menuntut penyerahan BPKB dalam waktu paling lambat 3x24 jam sejak pernyataan ini disampaikan.

Apabila tuntutan tersebut tidak segera dipenuhi, Aliansi menyatakan siap mengambil langkah-langkah strategis, antara lain:

  • Melaporkan secara resmi ke jalur hukum (pidana/perdata).

  • Menggelar aksi unjuk rasa dengan massa yang lebih besar di kantor cabang maupun pusat.

  • Mendorong audit investigatif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Kami meminta OJK Jawa Timur untuk tidak tinggal diam dan segera turun tangan mengawasi kasus ini. Lembaga pembiayaan tidak boleh bertindak semena-mena terhadap masyarakat kecil,” tambah Abi Munif.

Hingga informasi ini dirilis ke publik, pihak BCA Finance Surabaya terpantau belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab tertahannya dokumen milik debitur tersebut.

Redaksi:Asis

Editor:Agl

0/Post a Comment/Comments

Logo PT Edy Macan Multimedia Center
Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Anda