TANGERANG Radar CNN Online— Semangat menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah bergema lewat kekompakan warga RW 02 Kelurahan Kutabumi, Senin malam (15/6). Dipelopori oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Darul Iman yang bersinergi dengan Pengurus RW 02, warga Kampung Sondol sukses menggelar acara puncak "Pawai Obor & Santunan 40 Anak Yatim" yang berlangsung khidmat selepas ibadah Maghrib.
Bagi warga RW 02, mengawali lembaran tahun baru Hijriah dengan pendar cahaya obor dan aksi kepedulian sosial bukan sekadar rutinitas kalender. Agenda ini telah mengakar menjadi tradisi tahunan yang terus dirawat dari generasi ke generasi sebagai simbol menyalakan syiar Islam di tengah masyarakat.
Kemeriahan malam itu bermula dari Halaman Kantor Kelurahan Kutabumi. Mengambil rute melintasi Jalan Kampung Sondol, Perumahan Kutabumi, Jalan Raya Irigasi, dan kembali ke titik awal, rombongan pawai bergerak tertib. Lantunan selawat dan puji-pujian kepada Allah SWT terus berkumandang sepanjang jalan, memecah keheningan malam dan menambah kekhidmatan suasana.
Ratusan obor yang menyala dibawa oleh barisan peserta yang sarat keberagaman. Mulai dari kontingen RT 01 hingga RT 10, deretan majelis taklim (MT Alhilmiyah, MT Alhusna, MT Miftahul Hasanah, MT As Sulthonah, MT Nurul Ibtida, MT Nurul Barokah), lembaga pendidikan (TK Darul Kahfi dan PAUD Assanusi), hingga para simpatisan dari luar wilayah RW 02 yang antusias memeriahkan syiar ini.
Hadir pula di tengah-tengah warga, Lurah Kutabumi, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas yang tidak hanya memberikan dukungan moril, tetapi juga memastikan pengamanan rute berjalan kondusif.
Usai pawai obor, kekhidmatan acara berlanjut pada agenda esensial lainnya: pembagian santunan kepada 40 anak yatim yang tinggal di lingkungan RW 02 dan sekitarnya.
Santunan diserahkan secara simbolis oleh Lurah Kutabumi, Ketua RW 02, Ketua Panitia sekaligus perwakilan DKM Masjid Darul Iman, Jaro Kudi, serta perwakilan sponsor. Suasana haru sekaligus bahagia menyelimuti pelataran acara saat anak-anak tersebut menerima santunan, yang kemudian ditutup dengan doa bersama agar mereka tumbuh menjadi generasi yang saleh, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi umat.
"Pawai obor ini adalah simbol semangat hijrah dan upaya kita menyalakan cahaya kebaikan di tahun yang baru. Sekaligus, momen ini menjadi pengingat bagi kita untuk berbagi dengan anak-anak yatim sebagai wujud nyata kepedulian sosial warga," ujar Jaro Kudi selaku Ketua Panitia.
Lurah Kutabumi, Ade Sunarya, S.Pd., M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi warga RW 02 dalam melestarikan tradisi positif ini.
"Ini adalah momentum bagi kita semua untuk bertransformasi menjadi pribadi yang lebih baik. Mari kita jaga silaturahmi dan kerukunan antarwarga. Saya sangat bangga melihat kekompakan warga Kutabumi, khususnya RW 02. Pawai obor ini bukan sekadar selebrasi, melainkan cerminan semangat hijrah kita bersama—dari yang kurang baik menuju yang lebih baik," tutur Lurah Ade Sunarya. Beliau juga mengingatkan para Ketua RT untuk tetap mendampingi warganya agar ketertiban di jalan tetap terjaga.
Meskipun malam itu langit Kutabumi diguyur hujan, rintik air sama sekali tidak menyurutkan antusiasme warga. Acara ditutup dengan pembagian prize menarik yang menambah kehangatan dan keceriaan malam pergantian tahun.
Di akhir acara, panitia menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh elemen yang terlibat: DKM Masjid Darul Iman, Pengurus RW dan RT, organisasi pemuda, para sponsor (CV. Mulya Abadi dan Barokh Alumunium), serta seluruh warga yang bergotong royong.
"Tanpa kebersamaan, agenda besar yang kita jaga setiap tahun ini tidak akan berjalan selancar dan semeriah ini. Jazakumullah khairan katsiran atas kontribusi semua pihak dalam menyalakan cahaya kebaikan malam ini," pungkas perwakilan panitia penuh syukur.



Posting Komentar