SIDOARJO, Radar CNN Online – Kinerja Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur dalam mengimplementasikan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mendapat apresiasi tinggi dari Korlantas Polri. Pelaksanaan ETLE di Jatim dinilai berjalan baik, menunjukkan peningkatan signifikan, dan kini menjadi barometer di tingkat nasional.
Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Iwan Saktiadi, menyampaikan hal ini saat mendampingi Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, dalam kunjungan kerja di Polresta Sidoarjo, Senin (20/10/2025).
“Polda Jawa Timur terus berupaya meningkatkan efektivitas penindakan pelanggaran lalu lintas melalui sistem ETLE. Dari sisi jumlah perangkat maupun capaian penegakan hukum, pelaksanaan ETLE di Jatim menunjukkan hasil positif dan terus berkembang,” ujar Kombes Iwan Saktiadi.
Hingga saat ini, Polda Jatim tercatat memiliki total 204 hingga 216 unit perangkat ETLE yang terdiri dari ETLE statis, mobile, handheld, dan Weigh in Motion (WIM).
Atas capaian tersebut, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyampaikan apresiasi. Menurutnya, implementasi ETLE di Jatim sudah sesuai harapan dan menjadi salah satu yang terbaik secara nasional.
“Implementasi ETLE di Jawa Timur sangat baik dan konsisten. Penindakan pelanggaran dilakukan secara transparan, objektif, serta meminimalkan interaksi langsung. Ini sejalan dengan arah transformasi digital Korlantas Polri,” ujar Irjen Pol Agus Suryonugroho, menegaskan bahwa keberhasilan Polda Jatim menjadi contoh nyata pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kepercayaan publik.
Data menunjukkan tren peningkatan penindakan pelanggaran lalu lintas melalui ETLE di Jatim sangat signifikan dari tahun ke tahun.
Kombes Iwan Saktiadi menambahkan bahwa pihaknya akan terus memperkuat sistem validasi dan konfirmasi data, serta memperluas jangkauan ETLE.
“Kami ingin menjadikan ETLE sebagai sarana perubahan perilaku berlalu lintas. Dengan teknologi ini, masyarakat diharapkan lebih patuh karena kesadaran, bukan semata karena takut ditilang,” pungkas Dirlantas.
(Red/Ide)
Editor: Adytia Damar
Posting Komentar