Miris! Lansia Sebatang Kara di Desa Ngaban Tanggulangin Sidoarjo Belum Terima Bantuan Sosial Meski Sudah Lama Diajukan

  

Sidoarjo, Radar CNN Online – Kisah pilu datang dari Desa Ngaban, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo. Seorang lanjut usia (lansia) bernama Istiana (66) harus bertahan hidup seorang diri tanpa keluarga, sambil menanti bantuan sosial (bansos) yang hingga kini belum juga terealisasi.

Istiana, warga RT 05 RW 02 Desa Ngaban, hidup dalam kondisi memprihatinkan. Tanpa suami dan anak, ia menjalani hari-harinya seorang diri dengan keterbatasan ekonomi. Kondisinya yang masuk kategori lansia miskin dan terlantar seharusnya menjadi prioritas dalam penyaluran program bantuan sosial pemerintah.

Menurut informasi yang dihimpun, proses pengajuan bantuan bagi Istiana telah dilakukan melalui jalur resmi dengan pendampingan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) GEMPAR DPD Sidoarjo.
Ketua LSM GEMPAR Sidoarjo, Agus Harianto, menjelaskan bahwa pihaknya telah menelusuri kejelasan data dan status bantuan tersebut.

“Informasi pertama kami peroleh dari pihak kecamatan, kemudian kami mendatangi perangkat desa, termasuk Wak Mudin yang mengetahui data penerima bantuan,” ujarnya.

Namun, hasil penelusuran tersebut belum membuahkan kejelasan.

“Jawaban dari pihak desa hanya menyebutkan bahwa bantuannya masih dalam tahap pengajuan. Sampai sekarang belum ada respon lanjutan,” ungkap Agus.

Kondisi ini menjadi perhatian serius karena Istiana benar-benar hidup tanpa dukungan keluarga.

“Beliau tidak punya suami dan tidak punya anak. Jadi memang hidupnya sendiri,” tegas Agus Harianto.

Pihak LSM GEMPAR DPD Sidoarjo berharap dengan adanya pemberitaan ini, pemerintah daerah melalui Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo bersama perangkat Desa Ngaban dapat segera mengambil langkah konkret untuk merealisasikan bantuan bagi Istiana.
Pasalnya, lansia seperti dirinya termasuk dalam prioritas penerima program bantuan, baik Program Keluarga Harapan (PKH) kategori lansia maupun bantuan permakanan bagi warga miskin/lansia terlantar.

“Kami hanya berharap ada perhatian dan tindakan cepat dari pemerintah. Jangan sampai masyarakat seperti Bu Istiana terus menunggu tanpa kepastian,” tutup Agus Harianto.

Redaksi: Faris
Editor: Mnd 

0/Post a Comment/Comments

Logo PT Edy Macan Multimedia Center
Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Anda