Mahakarya Kemanusiaan di Ujung Ramadan: Koramil 04 Sumber Dekap Puluhan Anak Yatim

REMBANG Radar CNN Online– Di tengah rutinitas teritorial Kecamatan Sumber yang biasanya tenang, sebuah pemandangan hangat tersaji di depan Markas Koramil 04 Sumber pada Rabu sore (18/03/2026). Sore itu, markas militer tersebut bertransformasi menjadi "rumah" bagi kemanusiaan, di mana sekat-sekat protokoler luruh oleh ketulusan berbagi di penghujung Ramadan 1447 H.

Halaman kantor Koramil tidak lagi riuh oleh suara komando, melainkan oleh tawa riang anggota Pramuka yang bahu-membahu bersama personel TNI. Mereka dengan sigap menyiapkan 400 paket takjil untuk dibagikan kepada masyarakat yang melintas. Aksi ini menjadi bukti nyata hadirnya TNI sebagai "ruang ketiga"—sebuah tempat di mana ikatan sosial tumbuh subur tanpa batasan hierarki antara aparat dan warga.

Di balik kedermawanan ini, terdapat narasi moral yang mendalam. Danramil 04 Sumber, Kapten Inf Djoko Utomo, mengungkapkan bahwa seluruh bantuan ini berasal dari swadaya murni para personelnya. Melalui ritual harian menyisihkan rezeki ke dalam "celengan kemanusiaan", para prajurit ini membuktikan bahwa kepedulian tidak harus menunggu instruksi dari atas.

"Ini bukan tentang anggaran, tapi tentang kesadaran. Di luar sana, ada anak-anak yatim yang mungkin kehilangan senyum karena kehilangan figur ayah. Lalu, hak apa yang kita miliki untuk merasa kenyang sendiri?" ungkap Kapten Djoko dengan nada yang bergetar.

Jauh dari kesan pencitraan atau publikasi yang gemerlap, santunan kepada 32 anak yatim piatu ini dilakukan dengan kesunyian yang justru terasa membahana. Bagi Kapten Djoko, kekuatan sebuah institusi tidak hanya diukur dari kecanggihan persenjataan, tetapi dari seberapa dalam ia mampu menyentuh hati rakyatnya.

Melibatkan generasi muda dari gerakan Pramuka juga menjadi strategi investasi sosial. Beliau ingin menanamkan bahwa menjadi kuat tidak berarti harus menjadi keras, dan menjadi aparat tidak berarti kehilangan kepekaan sosial.

Saat azan Magrib berkumandang, ratusan takjil telah berpindah tangan dan puluhan anak yatim duduk bersila menikmati hidangan berbuka. Kegiatan ini mungkin tidak mengubah peta ekonomi nasional, namun bagi mereka yang merasakan kehangatannya, sore itu adalah sebuah mahakarya yang tak terlupakan.

Di ujung Ramadan yang fana, Koramil 04 Sumber telah menorehkan pesan abadi: bahwa di balik seragam loreng yang tegas, selalu bersemayam hati yang paling lembut untuk sesama. 

Redaksi:Jowansah

Editor:Agl

0/Post a Comment/Comments

Logo PT Edy Macan Multimedia Center
Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Anda