LAMONGAN Radar CNN Online — Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Lamongan resmi menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) sebagai langkah strategis menentukan arah kepemimpinan partai untuk periode 2026–2031. Bertempat di Hotel Mahkota pada Sabtu (28/03/2026), agenda ini menjadi momentum konsolidasi besar-besaran demi mewujudkan target "Menghijaukan Lamongan" pada Pemilu 2029 mendatang.
Acara ini dihadiri oleh jajaran petinggi partai, mulai dari Wakil Ketua Umum DPP PKB, Ketua DPW PKB Jawa Timur, pengurus DPC, hingga anggota DPRD serta perwakilan wilayah anak cabang dari 27 kecamatan se-Kabupaten Lamongan.
Berbeda dengan proses pemilihan biasa, penjaringan kandidat ketua kali ini dilakukan melalui uji kompetensi yang ketat. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa sosok yang terpilih memiliki kualitas, kapasitas, dan profesionalitas yang mumpuni dalam memimpin mesin partai di tingkat daerah.
Hingga saat ini, muncul tiga nama kuat yang diprediksi akan bersaing memperebutkan kursi ketua DPC PKB Lamongan, yaitu:
H. Abdul Ghofur (Petahana Ketua DPC PKB Lamongan)
Muhammad Freddy Wahyudi (Ketua DPRD Lamongan)
Burhanuddin (Anggota DPRD Kabupaten Lamongan)
Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid, menegaskan bahwa penentuan ketua bukan hanya soal popularitas figur semata. DPP menitikberatkan pada kemampuan kandidat dalam mengonsolidasi basis massa dan meningkatkan perolehan suara di setiap Daerah Pemilihan (Dapil).
"Untuk posisi ketua, ini bukan sekadar soal nama besar, melainkan kemampuan nyata dalam mendongkrak suara di masing-masing dapil. Saya mendengar ada nama Pak Freddy, Pak Ghofur, dan Pak Burhanuddin yang diusulkan, namun kita lihat perkembangannya nanti," ujar Jazilul usai membuka Muscab.
Ia menambahkan bahwa sosok ideal yang dibutuhkan adalah figur yang mampu merangkul seluruh elemen partai, aktif di tengah masyarakat, serta memiliki komitmen kuat dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat.
Meskipun ketiga nama tersebut memiliki modal politik yang kuat, Jazilul menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan DPP PKB setelah melalui proses evaluasi lanjutan. Sebagai koordinator, ia menjaga netralitas dan menyerahkan mekanisme sepenuhnya kepada prosedur partai.
"Ketiga nama ini akan dibawa ke DPP. Harapannya, pengurus baru nanti segera menyusun langkah taktis agar PKB di Jawa Timur minimal mampu mempertahankan capaian kursi yang ada, atau bahkan meningkatkannya," imbuhnya.
Proses penentuan ketua diperkirakan akan memakan waktu antara 7 hingga 10 hari ke depan sebelum diumumkan secara resmi kepada publik. Dengan mengerucutnya tiga kandidat potensial ini, dinamika politik di internal PKB Lamongan dipastikan akan semakin menarik untuk disimak, terutama dalam mempersiapkan dominasi partai di kontestasi politik periode mendatang.
Redaksi:Adji
Editor:Agl

Posting Komentar