Premanisme Berkedok Ormas Terjang Kota Probolinggo: Kuasa Hukum Desak Polisi Ringkus Pelaku dalam 1x24 Jam

 

PROBOLINGGO Radar CNN Online– Aksi kekerasan jalanan yang brutal mengguncang ketenangan warga Kota Probolinggo pada Senin siang (30/03/2026). Seorang warga bernama Aziz menjadi korban pengeroyokan massal yang diduga dilakukan oleh sekelompok oknum yang mengatasnamakan salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas).

Peristiwa tragis ini bermula saat Aziz berniat baik membantu seseorang yang diduga menjadi korban tindak pidana penggelapan. Namun, upaya mediasi tersebut justru disambut dengan intimidasi dan kekerasan fisik secara membabi buta oleh sekelompok orang di lokasi kejadian.

Pasca-kejadian, Aziz didampingi sejumlah saksi mata telah resmi memberikan keterangan kepada pihak kepolisian. Laporan ini menjadi pintu masuk bagi aparat untuk membongkar praktik premanisme yang dinilai telah mencederai rasa aman masyarakat Probolinggo.

Kekerasan kolektif ini memicu reaksi keras dari praktisi hukum. Advokat kenamaan Jawa Timur, Bung Taufik, mengecam keras tindakan main hakim sendiri tersebut. Menurutnya, tindakan yang dilakukan secara terorganisir ini adalah bentuk penghinaan terhadap supremasi hukum.

"Kami meminta Polres Probolinggo Kota, khususnya satuan Reskrim, untuk bergerak cepat. Para pelaku harus diringkus dalam waktu 1x24 jam. Tidak boleh ada ruang bagi premanisme di kota ini," tegas Bung Taufik dengan nada bicara yang lugas.

Bung Taufik menekankan bahwa kasus ini bukan sekadar urusan personal antara korban dan pelaku, melainkan ujian bagi wibawa institusi kepolisian. Ia mendesak agar proses hukum berjalan lurus, transparan, dan tanpa intervensi dari pihak mana pun, meski pelaku mengklaim bernaung di bawah bendera organisasi tertentu.

"Negara tidak boleh kalah oleh aksi premanisme. Penegakan hukum yang tanpa pandang bulu adalah harga mati untuk mengembalikan kepercayaan publik dan menjaga stabilitas keamanan kota," tambahnya.

Saat ini, mata publik tertuju pada gerak cepat jajaran Polres Probolinggo Kota. Masyarakat menanti langkah nyata aparat dalam menyeret seluruh oknum yang terlibat ke meja hijau, guna memastikan bahwa aksi kekerasan serupa tidak terulang kembali di masa depan.

Redaksi:Aziz

Editor:Agl

0/Post a Comment/Comments

Logo PT Edy Macan Multimedia Center
Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Anda