Alarm Berbunyi, Konsumen Diperiksa: Praktik Keamanan Supermarket di Kota Tangerang Disorot

 

Tangerang, Radar CNN Online — Dugaan pelanggaran prosedur operasional standar (SOP) mencuat di sebuah supermarket di  Karangtengah, Kota Tangerang setelah seorang konsumen mengaku diperiksa secara tidak wajar oleh sejumlah karyawan pada Minggu (19/4/2026). Peristiwa itu terjadi saat alarm keamanan berbunyi di pintu keluar.

Korban menyatakan tidak mengetahui penyebab alarm tersebut. Namun, ia mengaku langsung didekati dan dikelilingi oleh beberapa karyawan di area publik.

Dalam keterangannya, korban menyebut tidak ada penjelasan awal sebelum dilakukan pemeriksaan. Tas miliknya disebut diambil dan diperiksa, termasuk isi dompet yang berisi kartu ATM.

Situasi itu, menurut korban, berlangsung di hadapan pengunjung lain dan menimbulkan rasa tertekan serta malu.

Insiden tersebut turut disaksikan oleh anggota keluarga korban dan sejumlah pelanggan. Kondisi itu memperkuat dugaan adanya tekanan psikologis yang dialami di ruang terbuka.

Pakar hukum Hendrikus Jelahu menilai kewenangan penggeledahan secara hukum berada pada aparat penegak hukum, bukan petugas keamanan toko. Ia mengingatkan bahwa tindakan pemeriksaan yang melampaui batas dapat berpotensi menjadi perbuatan melawan hukum, bergantung pada fakta yang terungkap.

Sementara itu, pihak manajemen supermarket saat ditemui media radarCNN dan Fixsnews belum memberikan klarifikasi dan  penjelasan rinci dikarenakan saat kejadian Kepala toko, Nadia Ryan FaraDhita kondisi off kerja dan belum bertemu langsung dengan pihak security , klarifikasi masih menunggu keterangan petugas yang terlibat ,

Ia menegaskan bahwa sesuai SOP, petugas hanya diperbolehkan memeriksa barang belanjaan konsumen.

Kasus ini membuka pertanyaan mengenai implementasi SOP keamanan di lapangan, termasuk batas kewenangan petugas terhadap konsumen.

Korban mengaku mengalami tekanan emosional pascakejadian. Ia berharap ada permohonan maaf dan evaluasi menyeluruh agar praktik serupa tidak terulang.

Hingga berita ini diturunkan belum m ada tindakan dari management mengenai kejadian tersebut .

Redaksi: Ysf

Editor: Mnd

0/Post a Comment/Comments

Logo PT Edy Macan Multimedia Center
Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Anda