GRESIK, Radar CNN Online – Suasana hangat penuh semangat terlihat di sebuah ruangan sederhana di balai RW 04 Kelurahan Sidomoro, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, pada pagi hari ini. Sejumlah ibu-ibu warga setempat, di dampingi oleh Bpk.JHONIS WAHYU BASUKI, S.Sos.,M.M.selaku kepala kelurahan sidomoro, tampak sibuk menyiapkan ratusan kotak makanan bergizi dalam wadah stainless steel. Aktivitas ini merupakan bagian dari hari pertama penyaluran Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita — program nasional yang kini dijalankan secara lokal dengan dukungan kuat dari struktur pemerintahan hingga tingkat kelurahan.
Program MBG ini tidak hanya bertujuan meningkatkan status gizi kelompok rentan, tetapi juga menjadi ajang pemberdayaan ekonomi lokal. Di Sidomoro, proses persiapan dan distribusi MBG melibatkan anggota Koperasi Merah Putih, yang bertindak sebagai mitra operasional dalam pengadaan bahan baku, pengolahan, hingga logistik pengiriman. “Ini bukan sekadar bagi-bagi makan, tapi bentuk nyata kehadiran negara sekaligus penguatan koperasi desa,” ujar salah satu pengurus koperasi yang turut terlibat langsung.
Dalam foto dokumentasi yang diunggah oleh akun media sosial “Mas Jonis Sidomoro”, terlihat suasana kerja sama gotong royong yang erat. Para wanita duduk bersila di atas tikar, menyusun nasi, lauk pauk, dan sayuran ke dalam wadah logam bertumpuk rapi. BPK.JHONIS WAHYU BASUKI, S.Sos., M.M memantau proses tersebut, mencerminkan peran aktif aparatur kelurahan dalam memastikan kualitas dan ketepatan waktu penyaluran.
Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Koperasi menegaskan bahwa program MBG akan terus diperluas seiring dengan kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia di tiap kelurahan. “Sidomoro jadi contoh bagus bagaimana kolaborasi antara pemerintah, koperasi, dan masyarakat bisa menghasilkan dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat,” kata pejabat terkait dalam keterangan tertulisnya.
Warga pun menyambut baik program ini. Ibu tiyas, salah satu penerima manfaat, mengaku senang karena kini bisa mendapatkan asupan gizi lengkap tanpa beban biaya. “Biasanya kami harus beli sendiri, sekarang sudah disediakan. Anak-anak juga lebih sehat,” ujarnya sambil tersenyum.
Dengan keberhasilan hari pertama ini, Kelurahan Sidomoro optimis dapat menjadikan program MBG sebagai model percontohan bagi kelurahan lain di Gresik. Lebih dari itu, ini adalah bukti bahwa Koperasi Merah Putih bukan lagi sekadar nama, melainkan mesin penggerak nyata dalam membangun ketahanan pangan dan gizi di tingkat akar rumput.

Posting Komentar