PROBOLINGGO Radar CNN Online– Kondisi memprihatinkan ruas jalan penghubung Tiris–Tlogosari di Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, menjadi sorotan tajam setelah Yudi, Panglima 1 Madura Asli Sedarah (MADAS Sedarah) DPC Kabupaten Probolinggo, meninjau langsung lokasi pada Selasa (14/7/2026). Ia mendapati akses krusial tersebut dalam kondisi rusak parah, yang sejalan dengan keluhan warga bahwa jalan ini tidak tersentuh perbaikan berarti selama dua dekade terakhir.
Ruas jalan Tiris–Tlogosari merupakan jalur strategis yang menghubungkan Kabupaten Probolinggo dengan Desa Tanjung di wilayah Kabupaten Lumajang. Jalan ini menjadi urat nadi bagi mobilitas penduduk, distribusi hasil pertanian, hingga aktivitas perdagangan antar-kabupaten. Namun, kondisi jalan yang dipenuhi lubang besar dan permukaan yang tidak rata kini menjadi ancaman nyata bagi keselamatan pengendara, khususnya kendaraan logistik dan pengangkut barang.
"Kondisi akses jalan di Desa Tlogosari ini sangat memprihatinkan. Sulit bagi kendaraan roda empat untuk melintas dengan aman. Kerusakan ini tidak bisa dibiarkan karena menghambat produktivitas ekonomi warga," ujar Yudi di lokasi peninjauan.
Berdasarkan keterangan Busairi, seorang warga setempat, kerusakan ini telah berlangsung selama kurang lebih 20 tahun. Menurutnya, meskipun kepemimpinan kepala desa telah berganti berkali-kali, tidak ada langkah konkret dari pemerintah daerah untuk melakukan perbaikan permanen.
"Sudah lebih dari 20 tahun. Sejak era Pak Aspun (Kepala Desa terdahulu) hingga saat ini, tidak ada perbaikan sama sekali. Warga sudah berkali-kali melakukan perbaikan swadaya dengan dana urunan agar jalan tetap bisa dilalui, namun itu hanya solusi sementara," ungkap Busairi.
Dampak ekonomi dari kerusakan jalan ini pun dirasakan langsung oleh masyarakat kelas bawah. Pedagang sayur keliling hingga pedagang bakso seringkali merugi karena dagangan mereka tumpah atau hancur akibat guncangan saat melintasi medan jalan yang menanjak dan rusak berat. Warga sangat berharap pemerintah daerah segera memberikan perhatian nyata agar roda ekonomi kembali berputar dengan lancar.
Menanggapi keluhan tersebut, Yudi menegaskan bahwa MADAS Sedarah DPC Kabupaten Probolinggo akan mengawal aspirasi warga ini hingga sampai ke meja pemangku kebijakan. Ia menekankan bahwa perbaikan jalan bukan sekadar masalah infrastruktur, melainkan pemenuhan hak dasar masyarakat untuk mendapatkan akses ekonomi yang layak.
"Harapan kami jelas: pemerintah harus segera bertindak. Kami siap mengawal dan menyuarakan aspirasi ini agar perbaikan segera direalisasikan demi kenyamanan dan kesejahteraan warga," tegas Yudi.
Demi menjaga objektivitas dan prinsip cover both sides, jurnalis telah mencoba meminta tanggapan resmi dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo, Hengki Cahjo Saputra, melalui pesan WhatsApp. Meskipun pesan telah terkirim dan terbaca (centang biru), hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi atau respons dari pihak terkait mengenai nasib perbaikan jalan Tiris–Tlogosari tersebut.
Redaksi:Aziz


Posting Komentar