SURABAYA Radar CNN Online— Upaya merajut kembali tali persaudaraan serta memperkuat barisan insan pers asal Desa Rabasan Kedundung, Kecamatan Kedundung, Kabupaten Sampang, Madura, kini mulai diwujudkan. Sebuah wadah bernama Persatuan Wartawan Rabasan Kedundung (PWRK) Lintas Nusantara resmi digagas untuk menyatukan para jurnalis yang tersebar di berbagai daerah.
Inisiatif pembentukan wadah ini lahir atas arahan langsung dari sesepuh Desa Rabasan Kedundung, Faisol Majid. Tujuannya jelas: menjadi ruang silaturahmi, mempererat ukhuwah Islamiyah, sekaligus membangun solidaritas dan kepedulian yang kuat di antara putra-putri daerah yang menekuni dunia jurnalistik.
Melalui PWRK Lintas Nusantara, para anggota diharapkan dapat saling menguatkan, berbagi pengalaman, dan menjaga keharmonisan. Semangat persaudaraan ini juga diharapkan mampu mencegah persaingan tidak sehat serta sikap saling menjatuhkan antarsesama rekan seprofesi.
Faisol Majid mengingatkan kembali bahwa akar kekeluargaan di Desa Rabasan Kedundung sangatlah kuat. Hampir seluruh warga di sana memiliki ikatan darah, bahkan kerabat yang jauh sekalipun masih terhubung dalam garis keluarga.
"Kita harus sadar bahwa hampir 99 persen warga Desa Rabasan saling bersaudara. Bahkan kerabat yang jauh pun masih memiliki hubungan keluarga hingga sepupu keempat. Ikatan darah dan ikatan iman ini harus senantiasa kita pelihara dengan baik," ujar Faisol Majid, Minggu (23/8/2026).
Selain menekankan pentingnya persatuan, Faisol juga berpesan agar para jurnalis senantiasa menjaga profesionalitas dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Keberanian dalam menyuarakan informasi harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab moral.
"Dalam menjalankan liputan dan menyampaikan informasi kepada masyarakat, saya berpesan: tetaplah tegas dan berani menyuarakan kebenaran. Namun, jangan pernah melanggar batas etika profesi jurnalistik serta ketentuan Undang-Undang Pers yang berlaku," tegasnya.
Ia pun berpesan agar setiap jurnalis tidak lupa diri atas jabatan atau profesi yang disandang, sebab integritas dan adab adalah hal yang utama. "Ingatlah selalu, akhlak mulia jauh lebih tinggi dan lebih mulia nilainya dibandingkan jabatan atau profesi apa pun yang kita sandang," tambahnya.
Dengan mengusung semangat "bersatu dalam persaudaraan, profesional dalam pemberitaan, dan teguh dalam etika", kehadiran PWRK Lintas Nusantara diharapkan mampu membawa nama baik kampung halaman melalui karya jurnalistik yang jujur, berimbang, santun, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Redaksi:Aziz

Posting Komentar