BANGKALAN, Radar CNN Online — Kepala Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kwanyar, Akhmad Sudaryanto, SH., membongkar dugaan skenario terencana yang ditujukan untuk menggulingkan dirinya dari jabatan secara tidak sah. Ketidakaktifan sejumlah perangkat desa yang kini dijadikan sorotan publik, ternyata dinilai hanyalah satu bagian dari rekayasa provokasi yang disusun sedemikian rupa agar pemerintahan desa tampak gagal dan lemah.
Dalam penjelasannya, Kades menegaskan bahwa kekisruhan yang melanda desanya bukan tumbuh dari kehendak masyarakat, melainkan didalangi oleh pihak-pihak tertentu yang bersekongkol secara terorganisir. Unsur-unsur yang diduga kuat menjadi penggerak di balik layar antara lain: oknum Anggota DPRD Kabupaten Bangkalan, oknum Aparat Penegak Hukum, oknum BPBD, serta aktivis kemasyarakatan di wilayah Kwanyar.
Kepala Desa menduga pihak-pihak tersebut bekerja sama menciptakan suasana panas, memutarbalikkan fakta, dan memengaruhi perangkat desa agar tidak bekerja — semata-mata demi kepentingan politik dan ambisi kekuasaan, bukan untuk kemaslahatan warga Desa Pesanggrahan. Ia meminta aparat berwenang segera menelusuri dan memeriksa dugaan keterlibatan para oknum tersebut agar kebenaran terungkap sepenuhnya.
TANGGAPAN PAKIS: TETAP TENANG, TABAYYUN, JAGA PELAYANAN RAKYAT
Menyikapi memanasnya situasi tersebut, Ketua Umum Lembaga PAKIS, Abdurrahman Tohir, menyampaikan seruan tegas:
"Hendaknya seluruh pihak tetap tenang dan menahan diri. Lakukan tabayyun dan klarifikasi secara menyeluruh sebelum menarik kesimpulan. Jangan biarkan suasana terus dipanaskan demi kepentingan sesaat. Yang paling utama saat ini adalah menjaga kondusivitas desa dan memastikan pelayanan kepada masyarakat Pesanggrahan tetap berjalan lancar tanpa terganggu." tegas Rahman.
Redaksi: Mzl

Posting Komentar