Bakesbangpol Lamongan Perkuat Sinergi Ormas dan Aparat, Dorong Deteksi Dini Konflik Sosial

 

Lamongan, Radar CNN Online — Organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Lamongan didorong tidak berhenti sebagai wadah berkumpul atau menyampaikan aspirasi. Di tengah dinamika sosial yang kian kompleks, ormas dituntut mampu membaca gejala konflik sejak dini dan menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas daerah.

Pesan itu mengemuka dalam kegiatan Pembinaan Organisasi Kemasyarakatan yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Lamongan di Gedung Handayani Dinas Pendidikan Lamongan, Kamis, (3 /9/2026. Sebanyak 160 perwakilan pengurus ormas dan lembaga kemasyarakatan dari berbagai wilayah di Lamongan hadir dalam kegiatan tersebut.

Forum itu mempertemukan unsur pemerintah daerah dengan aparat penegak hukum, TNI, Polri, dan organisasi masyarakat. Pembekalan diberikan untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai regulasi organisasi, wawasan kebangsaan, ketahanan nasional, serta aspek hukum.

Hadir sebagai narasumber antara lain Kasi Intel Kejari Lamongan Irfan Nurcahyo, S.H.; Kasubsi Hamkam, Sosbud, dan Kemasyarakatan Kejari Lamongan Nugroho Satya Basuki, S.H.; Pasintel Kodim 0812 Lamongan Kapten Inf. Sofiul; serta Kanit II Sat Intelkam Polres Lamongan Ipda Daniar Vigit Rayanda, S.H.

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Lamongan Johny Indrianto Firmansyah mengatakan keberadaan ormas mempunyai posisi strategis dalam pembangunan daerah. Pemerintah, kata dia, membutuhkan masyarakat sipil sebagai mitra untuk membaca persoalan sekaligus menyampaikan aspirasi warga.

“Sinergitas antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan organisasi[ kemasyarakatan harus terus dipupuk,” ujar Johny.

Ia menyebut ormas sebagai salah satu motor penggerak masyarakat yang mempunyai tanggung jawab menjaga situasi daerah tetap aman, damai, dan kondusif.

Redaksi: Team

0/Post a Comment/Comments

Logo PT Edy Macan Multimedia Center
Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Anda