Sinergi POKIR DPRD dan Dinas Pendidikan: Perkuat Kompetensi Guru PAUD Demi Generasi Emas Kabupaten Malang


MALANG Radar CNN Online – Dinas Pendidikan Kabupaten Malang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan pada level paling dasar melalui agenda pelatihan dan peningkatan mutu guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Strategi program ini merupakan hasil sinergi nyata antara Dinas Pendidikan dengan DPRD Kabupaten Malang melalui program Pokok Pikiran (POKIR).

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (15/4/2026) ini digelar secara maraton di dua lokasi berbeda. Sesi pertama berlangsung di Kantor PAC Muslimat NU Kecamatan Poncokusumo dengan kehadiran 60 peserta, sementara sesi kedua dilaksanakan di Kantor Desa Wonoayu, Kecamatan Wajak, yang diikuti oleh 75 peserta.

Para peserta terdiri dari Guru PAUD/TK Muslimat NU, Guru Raudlatul Athfal (RA), anggota Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak (IGTK), serta para pengelola PAUD di wilayah Poncokusumo dan Wajak.

Hadir sebagai narasumber utama, Dr. Miskat, SH, MH , anggota DPRD Kabupaten Malang dari Fraksi Golkar. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya dukungan kebijakan legislatif untuk memperkuat fondasi lembaga PAUD, baik dari sisi anggaran maupun regulasi.

“Guru PAUD adalah arsitek utama pembangunan sumber daya manusia. Melalui program POKIR ini, kami memastikan bahwa kebijakan anggaran berpihak pada kompetensi guru. Sebab, di tangan merekalah karakter generasi emas Kabupaten Malang mulai terbentuk,” tegas Dr. Miskat.

Melengkapi perspektif kebijakan, hadir pula Mohamad Iksan , Motivator Pendidikan sekaligus Pengasuh Padepokan Cinta Tanah Air. Ia memberikan injeksi motivasi mengenai strategi pembelajaran kreatif yang berbasis karakter dan penanaman rasa cinta tanah air sejak usia dini.

Materi pelatihan dalam agenda ini dirancang secara komprehensif, mencakup:

  • Implementasi Kurikulum Merdeka di tingkat PAUD.

  • Penerapan pembelajaran berdiferensiasi yang menyenangkan bagi anak.

  • Teknik asesmen perkembangan anak yang akurat.

  • Penguatan peran pendidik sebagai figur pembentuk moral.

Para peserta terlihat sangat antusias, terutama saat sesi diskusi interaktif dan praktik langsung metode pembelajaran. Interaksi ini diharapkan mampu mendorong para pendidik untuk terus berinovasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang berpusat pada anak ( student-centered learning ).

Sinergi antara eksekutif dan legislatif di Kabupaten Malang ini menjadi bukti nyata bahwa sektor pendidikan anak usia dini merupakan prioritas bersama. Dengan guru yang kompeten dan sejahtera, visi terwujudnya pendidikan Kabupaten Malang yang unggul, berkarakter, dan kompetitif di masa depan bukan lagi sekadar impian.

Redaksi: Partono

Editor:Agl

0/Post a Comment/Comments

Logo PT Edy Macan Multimedia Center
Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Anda