H. Nurul Huda Desak Polresta Sidoarjo Segera Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Juanda


SIDOARJO, Radar CNN Online — Ketua Harian LPK MADAS Sedarah, H. Nurul Huda, mendesak Satreskrim Polresta Sidoarjo untuk segera menangkap para pelaku pengeroyokan yang terjadi di kawasan Juanda, Sidoarjo. Kasus tersebut dinilai sangat meresahkan masyarakat dan menjadi perhatian serius karena diduga melibatkan aksi premanisme jalanan.

Menurut H. Nurul Huda, peristiwa tersebut telah dilaporkan beberapa jam setelah kejadian ke Polda Jawa Timur dan selanjutnya dilimpahkan penanganannya ke Polresta Sidoarjo. Ia berharap aparat kepolisian bergerak cepat agar para pelaku segera diamankan sebelum muncul korban-korban lainnya.

“Ini harus segera ditindak. Kalau tidak cepat ditangkap, maka akan muncul korban-korban lain. Jangan sampai Jawa Timur dikenal banyak aksi premanisme yang membuat masyarakat takut dan tidak nyaman,” tegas H. Nurul Huda kepada awak media.

Ia juga menekankan bahwa aparat penegak hukum tidak boleh kalah dengan aksi para preman yang meresahkan masyarakat. Menurutnya, penanganan kasus ini akan menjadi ujian serius bagi Polresta Sidoarjo dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Jangan sampai Polresta Sidoarjo kalah dengan preman. Negara tidak boleh kalah oleh aksi-aksi kekerasan jalanan seperti ini,” ujarnya dengan nada tegas.

H. Nurul Huda menjelaskan bahwa dirinya turut mendampingi korban sejak awal proses pelaporan. Ia mengaku prihatin atas kejadian yang menimpa korban, terlebih korban saat itu sedang dalam perjalanan untuk menjemput jenazah keluarganya dari Malaysia.

Korban disebut diberhentikan di jalan oleh sekelompok orang yang diduga preman, kemudian mengalami intimidasi, pemerasan hingga pengeroyokan. Bahkan korban dipaksa menyerahkan uang sebesar Rp3 juta kepada para pelaku.

“Ini sangat memprihatinkan. Korban sedang dalam kondisi berduka karena ingin menjemput jenazah dari Malaysia, tetapi malah diberhentikan, diperas uangnya, lalu dikeroyok oleh segerombolan orang. Ini tindakan yang sangat tidak manusiawi,” ungkapnya.

Kasus tersebut kini menjadi perhatian publik dan diharapkan mendapat atensi langsung dari Kapolresta Sidoarjo agar proses penegakan hukum berjalan cepat, tegas, dan transparan.

Masyarakat juga berharap aparat kepolisian segera mengungkap identitas para pelaku dan menindak tegas segala bentuk aksi premanisme yang meresahkan di wilayah Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Sidoarjo.

Redaksi: Az
Editor: Mnd

0/Post a Comment/Comments

Logo PT Edy Macan Multimedia Center
Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Anda