Kasus Dugaan Penganiayaan Bayi di Magetan Berakhir Antiklimaks, Polisi Pastikan Luka Korban Merupakan Trauma Fisiologis


Magetan, Radar CNN Online – Kasus dugaan kekerasan terhadap seorang bayi di Magetan yang sempat menyita perhatian publik berakhir antiklimaks.

Polres Magetan resmi menghentikan penyelidikan setelah hasil medis dan laboratorium forensik memastikan luka pada korban bukan akibat penganiayaan.

Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Joko Santoso mengatakan penghentian penyelidikan dilakukan setelah polisi menerima hasil pemeriksaan dari RSUD dr Sayidiman Magetan dan Laboratorium Forensik Polda Jatim.

“SP2HP sudah kami sampaikan terkait hasil gelar perkara dan penyelidikan,” ujarnya, Senin (11/5).

Sebelumnya, kasus tersebut mencuat setelah muncul dugaan seorang bayi mengalami luka melepuh di bagian mulut akibat tindak kekerasan.

Namun, hasil pemeriksaan dokter spesialis memastikan luka tersebut merupakan sariawan atau trauma fisiologis yang umum terjadi pada bayi.

“Berdasarkan keterangan medis RSUD dr Sayidiman, luka tersebut dikategorikan sebagai trauma fisiologis atau normal pada bayi,” paparnya.

Selain pemeriksaan medis, polisi juga menguji sampel muntahan bayi melalui Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur.

Hasilnya, tidak ditemukan cairan maupun zat asing yang mengarah pada dugaan kekerasan menggunakan bahan kimia tertentu.

“Kalau karena kimia asam sudah dibantahkan hasil labfor,” jelasnya..

Redaksi: Team
Editor: Mnd

0/Post a Comment/Comments

Logo PT Edy Macan Multimedia Center
Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Anda