Duka di Desa Kaliombo, Lutfiatul Tiada Akibat Sengatan Arus Bocor Tiang Penerangan Jalan

 

REMBANG Radar CNN Online– Suasana meriah sebuah hajatan pernikahan di Desa Kaliombo, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, seketika berubah menjadi duka mendalam pada Rabu (3/6/2026) malam. Seorang bocah perempuan berusia 8 tahun, Lutfiatul Khusna Salsavina, mengembuskan napas terakhirnya setelah tersengat aliran listrik dari tiang lampu penerangan jalan desa.

Berdasarkan informasi dari warga setempat, tragedi memilukan ini terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, korban sedang asyik bermain bersama teman-temannya di dekat lokasi yang tak jauh dari kediamannya. Kondisi lingkungan sekitar sebenarnya cukup ramai, mengingat ada warga yang sedang menggelar pesta pernikahan.

Namun nahas, saat sedang bermain, korban diduga menyentuh tiang lampu penerangan jalan. Tanpa disadari, tiang besi tersebut ternyata mengalami kebocoran arus listrik. Sengatan listrik yang kuat seketika membuat tubuh mungil gadis cilik itu ambruk ke tanah.

Melihat putrinya terkulai, sang ayah, Naim Sobirin, bersama sang ibu, Heni Susanti, langsung bergerak cepat mengevaluasi buah hati mereka. Tanpa membuang waktu, Lutfiatul dilarikan ke Puskesmas Sulang demi mendapatkan pertolongan medis darurat. Namun takdir berkata lain, nyawa korban tidak dapat terselamatkan.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian dari Polsek Sulang bersama Babinsa Kaliombo masih bersiaga dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas terus mengumpulkan bukti dan memeriksa saksi untuk mengungkap penyebab pasti kebocoran arus listrik pada tiang lampu tersebut.

"Kami masih mencari dan mengumpulkan keterangan lebih lanjut terkait persoalan ini," ujar Bhabinkamtibmas Sulang, Duparwanto, saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Hal senada juga diungkapkan oleh Babinsa Kaliombo, Anggit. Ia menyebutkan bahwa begitu menerima laporan, dirinya langsung bergegas ke lokasi, meski saat itu korban sudah dievakuasi ke puskesmas. "Terkait masalah teknis tiang lampu ini, semuanya masih dalam proses penyelidikan," jelasnya.

Di sisi lain, Kepala Desa Kaliombo, Ngasmin, masih enggan memberikan keterangan resmi secara terburu-buru kepada awak media. Ia memilih bersikap hati-hati demi menjaga akurasi informasi sembari menunggu hasil investigasi resmi dari pihak berwajib.

"Mohon maaf, jangan dulu, Mas. Karena ini masih dalam proses penyelidikan, saya khawatir salah memberikan informasi," tutur Ngasmin singkat.

Kini, kepergian Lutfiatul Khusna Salsavina meninggalkan luka yang amat mendalam bagi keluarga besar Naim Sobirin. Rumah duka terus didatangi pelayat dan dipenuhi isak tangis kehilangan.

Warga setempat pun berharap agar pihak berwenang dapat segera mengungkap penyebab kelalaian teknis ini. Langkah tegas diharapkan coretan agar peristiwa serupa tidak kembali memakan korban, sekaligus memberikan keadilan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Redaksi:Zainuri

Editor:Agl

0/Post a Comment/Comments

Logo PT Edy Macan Multimedia Center
Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Anda