BANGKALAN Radar CNN Online— Ketua Umum Lembaga Pusat Analisa Kajian Informasi Strategis (PAKIS), Abdurrahman Tohir, melayangkan desakan keras kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus kematian misterius seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) asal Bangkalan. Korban, yang akrab disapa Ibu Ruly, sebelumnya ditemukan meninggal dunia di dalam mobil pribadinya di area parkir Bandara Internasional Juanda.
Abdurrahman meminta penegak hukum bergerak lebih cepat, teliti, dan transparan dalam mengungkap seluruh fakta, termasuk melacak pihak-pihak yang sempat berinteraksi dengan korban di saat-saat terakhirnya.
"Kami meminta jajaran kepolisian bergerak tegas dan cepat. Panggil dan periksa siapa pun yang berkaitan dengan peristiwa ini. Ungkap kebenaran secepatnya, jangan biarkan kasus ini mandek dalam kabut misteri yang semakin liar di masyarakat," ujar Abdurrahman Tohir dengan nada lugas.
Salah satu poin krusial yang disorot tajam oleh LSM PAKIS adalah keberadaan seorang pria yang sempat terekam atau terlihat berjalan bersama Ibu Ruly saat memasuki kawasan bandara. Menurut Abdurrahman, identitas dan keberadaan pria tersebut holds kunci penting dalam mengurai simpul kematian korban.
"Siapa sebenarnya lelaki itu? Apa kapasitasnya mendampingi Ibu Ruly hingga ke Bandara Juanda, dan ke mana dia menghilang setelah kejadian? Apa saja yang mereka bicarakan? Semua ini harus dibuka secara terang benderang kepada publik. Tidak boleh ada yang ditutup-tutupi," cecarnya.
Selain masalah sosok misterius, LSM PAKIS juga menyoroti banyaknya potongan foto dan gambar terkait korban yang kini beredar luas di tengah masyarakat. Abdurrahman mengingatkan agar polisi tidak mengabaikan petunjuk visual tersebut, melainkan harus segera memvalidasi keasliannya.
"Foto-foto yang beredar di publik tidak bisa dianggap angin lalu. Polisi wajib menelusuri asal-usulnya, memisahkan mana bukti yang autentik dan mana yang sekadar rekayasa, lalu mengungkap siapa saja yang terlibat di baliknya. Masyarakat berhak mendapatkan informasi yang utuh, bukan asumsi yang menggantung," tambah Abdurrahman.
Di akhir pernyataannya, ia menegaskan bahwa LSM PAKIS akan terus mengawal jalannya penyelidikan ini demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
"Kami tidak akan berhenti mengawasi dan mendesak sampai misteri ini terpecahkan sepenuhnya, dan keadilan bagi korban benar-benar ditegakkan," pungkasnya.
Redaksi:Mzl

Posting Komentar