Sentil Pelayanan Puskesmas, Ormas MADAS Bergerak Cepat Selamatkan Nyawa Pak Supardi ke RS Graha Sehat Kraksaan

 

PROBOLINGGO Radar CNN Online – Komitmen kemanusiaan tanpa batas kembali ditunjukkan oleh jajaran pengurus dan anggota Madura Asli Daerah Anak Serumpun (MADAS) DPC Probolinggo Raya bersama DPAC Kraksaan. Dalam sebuah aksi tanggap darurat pada Kamis dini hari (4/6/2026), ormas basis kedaerahan ini berhasil menyelamatkan seorang pria paruh baya yang ditemukan terbaring lemas di pinggir jalan akibat serangan penyakit akut.

Pria malang tersebut diketahui bernama Supardi, warga Desa Krobungan, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Ia pertama kali ditemukan oleh tim monitoring MADAS sekitar pukul 00.34 WIB. Melihat kondisi fisik korban yang sangat memprihatinkan, pengurus MADAS langsung bergerak cepat mengevakuasinya ke Puskesmas Wangkal guna mendapatkan pertolongan pertama.

Sayangnya, respons dari pihak fasilitas kesehatan tingkat pertama tersebut justru mengecewakan. Menurut kesaksian anggota MADAS di lapangan, pihak Puskesmas enggan memberikan perawatan intensif dengan dalih bahwa pasien dinilai masih dalam kondisi sehat dan diperbolehkan pulang.

Enggan berdebat namun tetap bertanggung jawab, tim MADAS akhirnya berinisiatif mengantarkan Pak Supardi kembali ke kediamannya. Namun di tengah perjalanan, kekhawatiran mereka terbukti; kondisi kesehatan Pak Supardi mendadak drop dan penyakitnya kambuh secara drastis hingga membutuhkan penanganan medis darurat.

"Kami tidak mau ambil risiko. Begitu kondisi pasien memburuk di jalan, malam itu juga langsung kami alihkan dan larikan ke Rumah Sakit Graha Sehat Kraksaan. Alhamdulillah, setibanya di sana pihak rumah sakit langsung tanggap dan memberikan pelayanan medis yang sangat baik," ungkap Ketua MADAS DPAC Kraksaan, Zel Moh. Ali.

Zel Moh. Ali menambahkan bahwa aksi spontan ini merupakan perwujudan dari doktrin organisasi yang selalu menekankan kepekaan sosial tinggi. Ia menegaskan agar seluruh anggota MADAS tidak pernah menunda-nunda berbuat baik ketika melihat masyarakat kecil sedang membutuhkan pertolongan.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua MADAS DPC Probolinggo Raya, Fathor Rachman, menegaskan bahwa ormas MADAS bukan sekadar wadah silaturahmi dan persaudaraan, melainkan instrumen sosial yang harus hadir membawa manfaat nyata di tengah-tengah masyarakat.

"Apa yang dilakukan rekan-rekan malam ini adalah bukti nyata pengabdian. Kami sangat mengapresiasi langkah taktis anggota di lapangan, dan kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada manajemen RS Graha Sehat atas pelayanan humanis dan cepat yang diberikan kepada Bapak Supardi," pungkas Fathor Rachman tegas.

Insiden ini sekaligus menjadi tamparan keras bagi pelayanan kesehatan dasar di wilayah tersebut, sekaligus menjadi contoh hangat bahwa nilai-nilai gotong royong dan kepedulian tulus tanpa pamrih masih hidup subur di Kabupaten Probolinggo melalui pergerakan ormas MADAS. 

Redaksi:IR

Editor:Agl

0/Post a Comment/Comments

Logo PT Edy Macan Multimedia Center
Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Anda