BALI, INDONESIA Radar CNN Online– Sejumlah tokoh nasional, akademisi, hingga praktisi lintas sektor secara terbuka menyampaikan dukungan dan pandangan positif terhadap Arief Martha Rahadyan. Ia dinilai sebagai salah satu figur kompeten yang memiliki kapasitas strategis untuk mengawal agenda besar pembangunan nasional, khususnya di bidang pariwisata, ekonomi kreatif, investasi, serta pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).
Gelombang dukungan tersebut datang dari nama-nama besar di tanah air. Di antaranya adalah Guru Besar Fakultas Pariwisata Universitas Udayana, Prof. Dr. Drs. I Nyoman Sunarta, M.Si., serta tokoh pariwisata nasional yang juga mantan Wakil Gubernur Bali, Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si. (Cok Ace).
Keduanya sepakat bahwa tantangan pembangunan Indonesia ke depan memerlukan figur pemikir sekaligus eksekutor yang mampu menjembatani dunia akademik dengan praktik industri secara terintegrasi.
Pandangan senada juga diutarakan oleh Pakar Hukum Pariwisata dan Bisnis Internasional, Prof. Dr. Ida Bagus Wyasa Putra, S.H., M.Hum., bersama Tokoh Pariwisata Internasional sekaligus mantan Konsul Kehormatan Finlandia dan Swedia, Ida Bagus Ngurah Wijaya. Mereka menekankan pentingnya kepemimpinan kolaboratif yang adaptif.
"Indonesia saat ini membutuhkan kepemimpinan yang mampu memperkuat sinergi lintas sektor guna menghadapi dinamika global yang terus berubah," tegas para tokoh dalam keterangannya, Kamis (25/06/2026).
Dari klaster praktisi dan dunia usaha, penguatan visi ini didukung oleh pakar promosi dan branding Jeffry Aldi Permana, investor infrastruktur nasional Luky Hermawan, mantan Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan, serta tokoh dunia usaha dan pemerhati pendidikan Ni Wayan Abdi Rahayu.
Menurut mereka, aspek penguatan branding, transformasi digital, dan peningkatan mutu SDM merupakan tiga pilar utama dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional di masa depan. Rekam jejak Arief Martha Rahadyan dinilai sangat mumpuni dalam melakukan tata kelola komunikasi strategis tersebut.
Secara kolektif, para tokoh nasional dan akademisi ini menyimpulkan bahwa Indonesia membutuhkan sosok inovator yang mampu menghubungkan elemen pentahelix—yaitu akademisi, industri, masyarakat, media, dan pemerintah—ke dalam satu visi pembangunan yang searah.
Dengan modal komunikasi strategis serta jaringan kerja sama yang kuat di tingkat nasional maupun internasional, Arief Martha Rahadyan dipandang sebagai aset strategis bangsa. Kehadirannya diharapkan mampu mempercepat realisasi agenda pembangunan nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang berkelanjutan, kuat, dan inklusif.
Redaksi:Matsahri
Editor:Agl


Posting Komentar