Bung Taufik: Maraknya Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak di Madura Harus Jadi Alarm Bersama, MADAS Sedarah Siap Dampingi Korban

SURABAYA Radar CNN Online – Ketua Umum MADAS Sedarah, Bung Taufik, menyampaikan keprihatinan mendalam atas maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak yang belakangan berhasil diungkap jajaran kepolisian di sejumlah wilayah Madura. Menurutnya, banyaknya pengungkapan kasus tersebut patut diapresiasi sebagai keberhasilan penegakan hukum, namun di sisi lain juga menjadi peringatan serius bagi seluruh elemen masyarakat.

“Dari perspektif penegakan hukum, tentu kita memberikan apresiasi kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polres di wilayah Madura yang berhasil mengungkap berbagai kasus pencabulan, pemerkosaan, hingga kekerasan seksual terhadap anak. Ini menunjukkan bahwa aparat penegak hukum bekerja dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ujar Bung Taufik.

Meski demikian, ia menilai maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak merupakan persoalan sosial yang tidak boleh dianggap biasa.

Menurutnya, kasus pencabulan, pemerkosaan, hingga dugaan kekerasan seksual yang dilakukan oleh orang terdekat terhadap anak menjadi alarm keras mengenai pentingnya penguatan moral, pendidikan, dan perlindungan anak di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

“Ini bukan hanya persoalan hukum semata. Ini adalah persoalan kemanusiaan, pendidikan, keluarga, dan moralitas yang harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Bung Taufik menegaskan bahwa proses hukum terhadap pelaku merupakan kewajiban negara untuk memberikan rasa keadilan kepada korban dan efek jera bagi pelaku. Namun, ia menilai penegakan hukum saja tidak cukup apabila tidak diiringi upaya pencegahan.

“Penegakan hukum sangat penting dan pelaku harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Tetapi penghukuman saja tidak menyelesaikan akar persoalan. Kita juga membutuhkan pendidikan moral, pendidikan agama, penguatan ketahanan keluarga, serta pengawasan terhadap anak-anak agar kasus serupa tidak terus berulang,” katanya.

Ia pun mengajak pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tenaga pendidik, kepala desa, serta seluruh elemen masyarakat di Madura untuk bersama-sama memperkuat edukasi dan perlindungan terhadap anak.

Menurut Bung Taufik, perlindungan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum maupun pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Bung Taufik juga memberikan apresiasi kepada jajaran Polres Sampang atas pengungkapan dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak yang baru-baru ini menjadi perhatian publik.

“Kami memberikan apresiasi kepada Polres Sampang atas keberhasilan mengungkap kasus tersebut. Kami mendukung penuh proses hukum yang berjalan agar dilakukan secara profesional, transparan, dan memberikan rasa keadilan kepada korban,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pelaku kejahatan seksual terhadap anak harus mendapatkan hukuman sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Setiap pelaku kejahatan seksual terhadap anak harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Penegakan hukum yang tegas merupakan bagian penting dalam memberikan perlindungan kepada anak dan mencegah terulangnya kejahatan serupa,” katanya.


Lebih lanjut, Bung Taufik menyatakan bahwa MADAS Sedarah siap memberikan pendampingan dan advokasi kepada korban maupun keluarga korban yang membutuhkan bantuan hukum.

“Kami membuka ruang pengaduan bagi masyarakat. Jika ada korban atau keluarga korban yang membutuhkan pendampingan, silakan menghubungi kami. MADAS Sedarah siap memberikan advokasi dan mengawal proses hukum agar korban memperoleh perlindungan serta keadilan,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Bung Taufik mengimbau masyarakat untuk tidak takut melapor apabila mengetahui adanya dugaan kekerasan seksual terhadap anak.

“Jangan pernah takut untuk melapor. Keselamatan dan masa depan anak-anak adalah tanggung jawab kita bersama. Jangan biarkan pelaku berkeliaran dan mencari korban berikutnya. Mari kita lindungi anak-anak kita dengan berani bersuara dan berani melapor,” pungkasnya.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersatu membangun lingkungan yang aman, bermartabat, dan bebas dari segala bentuk kekerasan seksual terhadap anak.

Redaksi: Aziz

0/Post a Comment/Comments

Logo PT Edy Macan Multimedia Center
Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Anda