ARAB, Radar CNN Online — Dewan Pimpinan Cabang Istimewa (DPCI) MADAS Sedarah Arab Saudi menggelar acara silaturahmi yang dirangkai dengan peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW atau Maulid Nabi. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, serta dihadiri oleh seluruh anggota dan pengurus DPCI MADAS Sedarah Arab Saudi.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua DPCI MADAS Sedarah Arab Saudi, Khairul Azam, sebagai bagian dari upaya mempererat tali silaturahmi dan membangun kebersamaan masyarakat Madura yang berada di Arab Saudi.
Turut hadir dalam acara tersebut jajaran anggota dan Srikandi MADAS Sedarah, perwakilan APUH (Asosiasi Pelayan Umroh dan Haji), perwakilan IKAMA, serta perwakilan PDI Perjuangan. Kehadiran berbagai elemen tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, persaudaraan, dan kebersamaan lintas komunitas.
Dalam suasana Maulid Nabi, para peserta tidak hanya berkumpul untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadikan momentum tersebut sebagai sarana untuk mengingat kembali nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW, terutama tentang persaudaraan, kepedulian, akhlak, dan kehidupan bermasyarakat.
Bagi masyarakat Madura, tradisi memperingati Maulid Nabi telah menjadi bagian yang sangat melekat dalam kehidupan sosial dan budaya. Di mana pun masyarakat Madura berada, baik di tanah kelahiran maupun di berbagai daerah di Indonesia bahkan hingga ke luar negeri, tradisi Maulid Nabi tetap dijaga dan dilestarikan.
Tradisi tersebut merupakan warisan yang terus diteruskan dari para leluhur, orang tua, dan para sesepuh Madura. Bukan sekadar sebuah kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari cara masyarakat Madura menjaga kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus mempererat hubungan persaudaraan antarsesama.
Khairul Azam menyampaikan bahwa keberadaan MADAS Sedarah di Arab Saudi diharapkan dapat menjadi ruang untuk terus menjaga kekompakan masyarakat Madura, khususnya para anggota yang berada di luar negeri.
“Silaturahmi ini menjadi bagian penting untuk memperkuat persaudaraan. Di mana pun kita berada, kita tetap membawa nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh orang tua dan para sesepuh. Maulid Nabi menjadi momentum untuk mengingat keteladanan Rasulullah SAW sekaligus mempererat hubungan antarsesama,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa MADAS Sedarah tidak hanya berbicara mengenai identitas dan persaudaraan, tetapi juga berkomitmen untuk membangun kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan silaturahmi dan Maulid Nabi tersebut ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Seluruh peserta berharap kebersamaan yang telah terbangun dapat terus dijaga serta menjadi energi positif bagi keberadaan MADAS Sedarah di Arab Saudi.
DPCI MADAS Sedarah Arab Saudi — Jauh di negeri orang, tetap satu hati, satu persaudaraan, dan tetap menjaga warisan luhur para sesepuh Madura.
Redaksi: Aziz


Posting Komentar