TANGERANG Radar CNN Online— Menindaklanjuti peningkatan aktivitas vulkanik yang berpotensi memicu sebaran abu, jajaran Polsek Pasar Kemis bersama Pemerintah Kelurahan Kutabumi dan Pos BPBD Pasar Kemis menggelar aksi penyemprotan massal di kawasan ekonomi strategis, Pasar Kutabumi, Rabu (09/09/2026).
Kegiatan preventif yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dipusatkan di Jalan Raya Taman Kutabumi, tepatnya di depan Pasar NKR Kutabumi, Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.
Proses pembersihan melibatkan satu unit armada pemadam kebakaran (Damkar) dari Pos Picung Pasar Kemis. Petugas menyasar badan jalan, area trotoar, hingga kantong parkir pasar yang menjadi pusat mobilitas warga. Langkah taktis ini dilakukan guna mengikat partikel debu vulkanik agar tidak beterbangan dan terhirup oleh masyarakat.
Aksi tanggap darurat ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Pasar Kemis, AKP Humaedi, S.H., selaku Kapam Objek. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kanit Binmas AKP Wigiyanto, Ps. Kanit Intelkam Iptu Udaya, Kapolsubsektor Regency Ipda Mulyo Buntoro, Bhabinkamtibmas Bripka Andri Wijaya, Lurah Kutabumi Ade Sunaryo, S.Pd., M.Si., Kasie Trantib Sarjan, S.Sos., Mantri Pasar Kutabumi Lucky, serta puluhan personel gabungan dari kepolisian dan petugas Damkar Pos Picung.
Sebelum operasi penyemprotan dimulai, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kutabumi, Bripka Andri Wijaya, terlebih dahulu membagikan masker kepada seluruh personel yang bertugas sebagai bentuk perlindungan diri menghadapi paparan debu di lapangan.
Lurah Kutabumi, Ade Sunaryo, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa aksi ini merupakan langkah kolaboratif untuk meredam polusi udara akibat abu vulkanik sekaligus menjaga kebersihan lingkungan publik. Mengingat Pasar Kutabumi merupakan pusat perputaran ekonomi warga, penumpukan debu dikhawatirkan dapat mengganggu aktivitas jual beli serta kesehatan para pedagang dan pembeli.
"Atas nama Pemerintah Kelurahan dan masyarakat, kami mengapresiasi sinergi cepat dari Polsek Pasar Kemis dan Pos BPBD. Kami mengimbau warga tetap waspada, mengenakan masker saat di luar ruangan, serta menjaga kebersihan lingkungan. Semoga sinergi ini terus terjaga demi Kutabumi yang aman, sehat, dan nyaman," ungkap Ade Sunaryo.
Senada dengan hal tersebut, Kapolsek Pasar Kemis, AKP Humaedi, S.H., mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak panik, serta mematuhi enam poin instruksi keselamatan berikut:
- Gunakan Pelindung Pernapasan: Memakai masker kain atau N95 saat beraktivitas di luar rumah; bagi anak-anak, lansia, dan penderita ISPA diimbau membatasi aktivitas luar ruangan.
- Jaga Kebersihan Hunian: Rutin menyapu dan menyiram halaman serta menutup ventilasi rumah saat kondisi berdebu.
- Amankan Konsumsi: Menutup rapat sumber air bersih dan makanan agar terhindar dari kontaminasi abu vulkanik.
- Proteksi Berkendara: Pengguna kendaraan roda dua wajib mengenakan kacamata pelindung, jaket, dan masker demi keamanan mata, kulit, serta saluran pernapasan.
- Waspada Informasi Hoaks: Pantau perkembangan situasi melalui sumber resmi pemerintah seperti BMKG, PVMBG, dan BPBD.
- Segera Berobat: Memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat (Puskesmas/Klinik) apabila mengalami gejala sesak napas, batuk berdahak, atau iritasi mata.
"Polri bersama pemerintah dan seluruh elemen masyarakat siap hadir di garda terdepan untuk memberikan rasa aman dan perlindungan," tegas AKP Humaedi.
Aksi penyemprotan ini berlangsung dengan aman, tertib, serta disambut antusias oleh para pedagang. Mereka mengaku udara di sekitar pasar kini terasa jauh lebih segar dan bebas dari debu.
Ke depan, Polsek Pasar Kemis memastikan akan terus memantau perkembangan situasi lintas sektor serta siaga mengambil langkah antisipasi lanjutan apabila aktivitas vulkanik mengalami peningkatan.
Redaksi:Ysf

Posting Komentar