LAMONGAN Radar CNN Online— Langkah progresif dilakukan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Lamongan dalam memperkuat tata kelola organisasi. Guna mendorong digitalisasi administrasi dan pengelolaan data program kerja, TP-PKK Lamongan menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat untuk menggelar pelatihan aplikasi E-PKK bagi operator kecamatan serta desa/kelurahan se-Kabupaten Lamongan.
Pelatihan yang dipusatkan di Ruang Sasana Nayaka pada Senin (14/9) ini dirancang khusus untuk memudahkan pencatatan program secara real-time. Selain itu, sistem ini juga memfasilitasi sinkronisasi pelaporan kegiatan berjenjang—mulai dari tingkat desa/kelurahan, kabupaten, hingga provinsi—sekaligus memperkuat pemantauan data krusial di lapangan seperti penanganan stunting, gizi buruk, dan tingkat kesejahteraan masyarakat.
Ketua TP-PKK Lamongan, Anis Kartika Yuhronur Efendi, mengungkapkan bahwa peralihan ke sistem digital ini merupakan keharusan untuk menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi masa kini. Melalui digitalisasi, seluruh aktivitas, capaian program, hingga kendala di lapangan diharapkan dapat terpantau secara cepat, transparan, dan berkesinambungan.
"Ini merupakan langkah maju bagi Tim Penggerak PKK Lamongan menuju tata kelola organisasi yang modern, profesional, dan berbasis data. Ke depan, segala bentuk pelaporan tidak lagi menggunakan kertas, melainkan menggunakan sistem online yang mudah diakses ulang. Program ini kita laksanakan agar organisasi senantiasa adaptif mengikuti perkembangan zaman," ujar Anis Kartika Yuhronur Efendi.
Lebih lanjut, beliau berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti rangkaian bimbingan teknis ini dengan sungguh-sungguh, memahami setiap materi yang disampaikan, aktif dalam sesi praktik, serta siap mengimplementasikannya langsung di wilayah masing-masing. "Semoga melalui kegiatan ini PKK Lamongan semakin adaptif terhadap teknologi dan semakin kuat perannya dalam mendukung pembangunan daerah," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Penyelenggara Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pengelolaan Aplikasi E-PKK yang juga menjabat sebagai Kepala Diskominfo Lamongan, Sugeng Widodo, melaporkan bahwa kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, terhitung mulai 14 hingga 17 September 2026. Pelatihan ini melibatkan kurang lebih 501 peserta perwakilan dari unsur kecamatan dan desa/kelurahan se-Kabupaten Lamongan.
Redaksi:Yoyon

Posting Komentar