RADARCNNONLINE//Lamongan - Tumpah ruah, pengunjung padati Jalan Petro Babat, jalan menuju Desa Trepan Kecamatan Babat, jalan yang pasti tak asing bagi warga Kecamatan Babat ini, disulap oleh pemuda-pemuda inovatif dari Desa Trepan. Minggu (02/11/2025)
Pemuda Desa Trepan yang tergabung dalam Karang Taruna Marsudi Utomo Desa Trepan Kecamatan Babat, berhasil menyulap Jalan Petro Babat menjadi pusat olahraga dan kuliner baru setiap hari Minggu. Kegiatan yang dinamai “Minggu Ceria” ini sukses menarik ribuan pengunjung dari Babat dan sekitarnya.
Awalnya, gagasan ini dicetuskan oleh "Bagas Pratama" (Ketua Karang Taruna Desa Trepan) pada Ramadan tahun 2022.
“Awalnya kami hanya ingin membuat Pasar Takjil di sore hari untuk mengakomodasi UMKM di desa kami. Ternyata hasilnya luar biasa, pedagang senang dan pengunjung ramai,” ungkap Bagas.
Melihat antusiasme masyarakat, terutama yang rutin berolahraga di Jalan Petro setiap hari Minggu, Bagas terinspirasi untuk menciptakan konsep serupa Car Free Day (CFD) seperti di kota-kota besar, tetapi pelaksanaannya di desa.
“Dengan semakin banyaknya pedagang kaki lima, kami merasa perlu menata mereka agar lebih nyaman. Akhirnya, kami membentuk Paguyuban UMKM Minggu Ceria,” jelasnya.
Paguyuban ini berperan penting dalam menata para pelaku UMKM agar bisa berjualan dengan lebih teratur dan bersih. Hal ini membuat lokasi menjadi lebih nyaman, baik untuk pedagang maupun pengunjung.
Kegiatan yang di gagas oleh Bagas pratama ini telah Koordinasi dengan Pemerintah Desa Trepan,Pemerintah Desa plaosan,PT. Petrokimia Gresik (Instalasi Air Babat) beserta kordinasi bersama Forkopimcam yang memuluskan jalan terwujudnya kegiatan ini.
“Harapan kami, kegiatan ini bisa meningkatkan perekonomian para pelaku UMKM, baik dari Desa Trepan maupun warga Babat lainnya,” ujar Bagas.
Daya tarik utama “Minggu Ceria” terletak pada keanekaragaman kuliner yang ditawarkan. Pengunjung bisa menemukan aneka makanan tradisional seperti sego jagung, sego pecel godong jati, dan lontong lodeh, hingga makanan modern dan minuman es segar.
“Saya senang sekali ada Mince (Minggu Ceria) di sini. Jadi tidak perlu jauh-jauh ke Lamongan atau Tuban untuk menikmati suasana seperti ini,” kata salah seorang pengunjung yang berasal dari Kedungpring.
Dengan tempat yang sejuk dan suasana santai, “Minggu Ceria” kini menjadi destinasi wajib bagi warga Babat dan sekitarnya untuk berolahraga, bersantai, dan berburu kuliner setiap akhir pekan.
Penulis Yoyon
Editor Mkrf

Posting Komentar