Tanggerang, Radar CNN Online — Organisasi Masyarakat (Ormas) Madas Sedarah mendatangi Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta Selatan, pada Selasa, 30 Desember 2025. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas penanganan kasus dugaan salah tangkap dan kekerasan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Polres Tuban, Jawa Timur.
Dalam beberapa waktu terakhir, Kapolda Jawa Timur menjadi sorotan publik terkait penanganan kasus yang dinilai tidak berjalan secara profesional. Madas Sedarah menilai adanya kesan perlindungan terhadap delapan oknum anggota polisi yang diduga terlibat dalam salah tangkap di wilayah Tuban.
Ketua Umum Madas Sedarah, Bung Taufik, dalam orasinya menyampaikan bahwa korban yang merupakan anggota Madas Sedarah di Tuban mengalami penganiayaan, kekerasan, pengeroyokan, serta intimidasi yang menyebabkan korban hampir meninggal dunia.
Ketidakpercayaan terhadap kinerja Kapolda Jawa Timur mendorong ratusan massa Madas Sedarah dari berbagai daerah di Indonesia untuk menyampaikan aspirasi di depan Mabes Polri. Mereka menuntut keadilan, transparansi, serta pencopotan delapan oknum anggota Polres Tuban, termasuk AKBP William Cornelis Tanasale.
Selain itu, massa aksi menilai penanganan kasus tersebut penuh ketidakpastian dan tidak profesional. Mereka juga mendesak Mabes Polri untuk mencopot Kapolda Jawa Timur dari jabatannya atas dugaan pengabaian laporan siber yang telah berjalan selama lima tahun. Dalam aksinya, massa juga menuntut agar kasus Firli Bahuri segera disidangkan.
Madas Sedarah mempertanyakan sikap Kapolda Jawa Timur yang dinilai tidak presisi dan enggan menemui massa aksi. Mereka menegaskan agar kasus ini ditangani secara transparan dan akuntabel, serta menuntut pemulihan penuh bagi korban.
“Aksi ini adalah bentuk protes atas penanganan kasus yang kami anggap tidak adil dan tidak profesional. Kami akan terus mengawal kasus ini dan siap turun kembali dengan massa yang lebih besar apabila keadilan tidak ditegakkan,” tegas Bung Taufik.
Dalam kesempatan tersebut, Bung Taufik juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh massa yang datang dari berbagai pelosok negeri. Ia bersyukur karena aksi penyampaian aspirasi berjalan tertib, aman, dan damai dari awal hingga akhir.
“Alhamdulillah, kami diterima dengan baik dan bertemu langsung dengan Direktur Intelijen Mabes Polri. Aspirasi dan tuntutan kami telah disampaikan dan direspons dengan baik. Selanjutnya, kami menunggu langkah konkret dari Mabes Polri dan menyerahkan sepenuhnya proses ini kepada institusi tersebut,” pungkasnya.
Redaksi: Rahman
Editor: Mnd

Posting Komentar