SIDOARJO, Radar CNN Online – Bencana alam angin puting beliung menerjang Dusun Malangbong, Desa Kepunten, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (23/12/2025) sekitar pukul 19.05 WIB.
Peristiwa yang terjadi secara tiba-tiba tersebut mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat keparahan berbeda-beda, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat, terutama pada bagian atap rumah yang terlepas dan beberapa struktur bangunan yang roboh akibat kuatnya hembusan angin.
Merespons kejadian tersebut, Pemerintah Desa Kepunten bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo, Polsek Tulangan, serta Babinsa setempat untuk melakukan penanganan awal, pendataan korban terdampak, dan pengamanan lokasi.
Kehadiran aparat gabungan tersebut bertujuan memastikan kondisi warga pascabencana tetap aman, serta mempercepat proses penyaluran bantuan darurat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Sidoarjo, Sabino Mariano, S.Sos., M.KP., turun langsung ke lokasi guna meninjau dampak kerusakan sekaligus menyerahkan bantuan sementara kepada warga terdampak. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban korban sembari menunggu tindak lanjut penanganan berikutnya.
Berdasarkan data sementara, terdapat empat rumah warga Desa Kepunten yang terdampak langsung akibat angin puting beliung. Mereka masing-masing adalah M. Saidin (42) warga RT 03 RW 03, Samaji (60) warga RT 06 RW 03, Tasilah (70) warga RT 03 RW 04, serta Eko (45) warga RT 06 RW 03.
Sekretaris Desa Kepunten, Gatot, menyampaikan bahwa pihak desa langsung mengambil langkah cepat begitu menerima laporan dari masyarakat.
“Begitu kejadian, kami segera turun ke lokasi bersama perangkat desa untuk memastikan kondisi warga, sekaligus melaporkan kepada BPBD Kabupaten Sidoarjo agar segera mendapatkan penanganan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi dalam beberapa waktu ke depan.
“Kami berharap warga lebih berhati-hati dan segera melapor apabila terjadi kejadian serupa,” tambahnya.
Sementara itu, Plt Kepala BPBD Kabupaten Sidoarjo, Sabino Mariano, menegaskan pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan asesmen lanjutan di lapangan.
“BPBD hadir untuk memastikan penanganan darurat berjalan dengan baik. Kami telah menyalurkan bantuan awal dan akan melakukan asesmen lanjutan terkait tingkat kerusakan rumah warga,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, khususnya di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah Jawa Timur.
Sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam upaya penanggulangan bencana di Kabupaten Sidoarjo.

Posting Komentar