LAMONGAN, Radar CNN Online – Misteri hilangnya Diana Mayasari (16), pelajar MAN 2 Lamongan asal Desa Sumurgenuk, Kecamatan Babat, akhirnya terungkap. Setelah beberapa hari dilaporkan hilang, Diana diketahui telah kembali ke rumah orang tuanya pada Sabtu (24/1/2026) dini hari dalam kondisi selamat.
Kapolsek Babat Kompol Chakim Amrullah, S.H., M.H., membenarkan kabar tersebut. Ia menyampaikan bahwa informasi kepulangan Diana diterima oleh Piket Reskrim Polsek Babat sekitar pukul 06.00 WIB dan langsung ditindaklanjuti dengan pengecekan ke lokasi.
Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun petugas, keberadaan Diana pertama kali diketahui oleh warga sekitar. Seorang tetangga keluarga korban bernama Syukur mengungkapkan bahwa pada Jumat malam (23/1/2026) sekitar pukul 23.55 WIB, Diana terlihat datang ke rumah Syafi’i—tetangganya—diantar oleh seorang laki-laki.
Keterangan tersebut diperkuat oleh saksi lain, Sutoyo, yang mengenali sandal milik Diana berada di depan rumah Syafi’i. Informasi itu kemudian disampaikan kepada ayah korban, Sugiyanto, yang sebelumnya telah melaporkan anaknya hilang ke Polsek Babat.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Sugiyanto mendatangi lokasi dan pada Sabtu dini hari sekitar pukul 00.10 WIB mendapati Diana berada di kamar temannya bernama Tasya, yang masih berada di lingkungan yang sama. Selanjutnya, Diana langsung dibawa pulang ke rumah orang tuanya.
Petugas Polsek Babat yang melakukan pengecekan di lokasi di antaranya Aipda Sumarsono selaku Piket Reskrim dan Briptu Deri, anggota Samapta sekaligus Bhabinkamtibmas. Proses tersebut turut disaksikan oleh Kepala Desa Sumurgenuk, Achmad Sufa’at, serta keluarga dan warga setempat.
Kapolsek Babat menjelaskan, hingga saat ini pihak kepolisian belum melakukan pemeriksaan mendalam terhadap Diana dengan mempertimbangkan kondisi psikologis korban dan keluarganya.
“Polsek Babat akan melaksanakan klarifikasi terhadap pihak-pihak terkait pada Senin, 26 Januari 2026, di Unit Reskrim Polsek Babat,” jelasnya.
Selain itu, polisi juga mendalami informasi terkait seorang laki-laki berinisial F yang diduga mengantar Diana pulang. Yang bersangkutan diketahui merupakan siswa di salah satu SMK swasta di wilayah Babat.
Selama proses penanganan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Kepolisian menegaskan komitmennya untuk menangani perkara ini secara profesional dengan mengedepankan perlindungan terhadap anak di bawah umur.
Polsek Babat juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak serta segera berkoordinasi dengan pihak berwenang apabila terjadi hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan anak.
“Kasus ini menjadi perhatian serius kepolisian sebagai bagian dari upaya perlindungan anak dan pemeliharaan kamtibmas di wilayah Kabupaten Lamongan,” tegas Kapolsek.
Redaksi: Ibnu
Posting Komentar