TANGERANG Radar CNN Online – Langkah konkret dalam mendukung program prioritas Pemerintah Pusat, Makan Bergizi Gratis (MBG), resmi dimulai di Kota Tangerang. Yayasan Swasthya Mandala Karya melalui Badan Gizi Nasional Republik Indonesia (BGN-RI) meluncurkan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kunciran Jaya yang berlokasi di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, pada Kamis (05/02/2026).
Acara peresmian ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Tangerang, Drs. H. Sachrudin, beserta Camat Pinang, Camat Cibodas, Kapolsek Pinang, serta jajaran pemangku kepentingan lainnya. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Ketua Yayasan Swasthya Mandala Karya, Ristiaji Ari Wibowo, S.E., M.M., CRP.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yayasan Swasthya Mandala Karya atas inisiatif pembangunan dapur produksi ini. Ia menegaskan bahwa SPPG Kunciran Jaya adalah instrumen vital dalam mendistribusikan nutrisi bagi generasi penerus di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
"Program MBG ini bukan sekadar tentang pemenuhan gizi seimbang, melainkan investasi besar untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Lebih dari itu, program ini menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui penyerapan hasil ternak dan perkebunan lokal. Semuanya adalah satu kesatuan yang saling menunjang," jelas Sachrudin.
Ketua Yayasan, Ristiaji Ari Wibowo, mengungkapkan rasa syukurnya atas berdirinya SPPG ini. Ia menyebut dapur MBG ini lahir dari kepedulian yang mendalam terhadap kualitas kesehatan anak-anak di Kota Tangerang.
"Dapur ini bukan sekadar fasilitas bangunan, melainkan manifestasi niat baik untuk memastikan gizi masyarakat terpenuhi. Meskipun penuh tantangan dalam proses pembangunannya, dukungan dari Pemerintah Kota Tangerang dan doa masyarakat membuat SPPG ini akhirnya resmi beroperasi," tutur Ristiaji.
Fasilitas ini telah dinyatakan memenuhi standar kelayakan operasional yang ketat. SPPG Kunciran Jaya diproyeksikan mulai mendistribusikan paket makanan bergizi kepada sekitar 2.500 siswa yang tersebar di berbagai sekolah di wilayah Kecamatan Pinang.
Beberapa poin keunggulan operasional SPPG Kunciran Jaya meliputi:
- Logistik Terintegrasi: Dukungan armada mobil operasional yang siap menjangkau sekolah dengan estimasi waktu yang sesuai aturan keamanan pangan.
- Transparansi Kualitas: Dalam sesi peninjauan, pihak media diundang langsung untuk mencicipi menu standar yang akan didistribusikan guna memastikan cita rasa dan kualitas gizi.
- Pemberdayaan Masyarakat: Pengoperasian dapur ini menyerap banyak tenaga kerja lokal dari lingkungan sekitar, sehingga berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
Ketua yayasan juga menegaskan pihaknya sangat terbuka terhadap saran dan masukan demi menyempurnakan kualitas pelayanan di masa mendatang. Dengan diresmikannya SPPG Kunciran Jaya, Kota Tangerang kini memiliki pusat produksi gizi yang profesional dan siap mengawal masa depan generasi bangsa.
Redaksi:Ysf
Editor:Agl

Posting Komentar