LAMONGAN, Radar CNN Online — Kondisi ruas jalan poros kabupaten yang menghubungkan Dusun Sepat, Desa Tambak Menjangan, dengan Dusun Kedondong, Desa Sarirejo, Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan, dikeluhkan warga. Pasalnya, jalur vital tersebut gelap gulita saat malam hari akibat minimnya Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) serta kondisi jalan yang mengalami kerusakan cukup parah.
Pantauan di lapangan menunjukkan, pengendara yang melintas hanya mengandalkan penerangan dari lampu kendaraan pribadi. Selain minim penerangan, kondisi jalan berpaving yang pecah dan mengalami amblesan semakin meningkatkan risiko kecelakaan, khususnya pada malam hari.
Kekhawatiran warga bukan tanpa dasar. Minimnya penerangan jalan diduga kuat menjadi salah satu faktor pemicu meningkatnya aksi kriminalitas di wilayah tersebut dalam dua tahun terakhir.
Husein (48), warga setempat, mengungkapkan bahwa sejumlah tindak kejahatan pernah terjadi di ruas jalan tersebut, dengan korban mayoritas perempuan.
“Pernah terjadi beberapa aksi kejahatan pada tahun 2023 hingga 2024, dan korbannya seluruhnya perempuan. Kami merasa sangat khawatir dan waswas ketika melintas, apalagi jalan ini merupakan jalur ramai yang menghubungkan antar dusun,” ujar Husein kepada wartawan, Sabtu (7/2/2026).
Warga lainnya juga membenarkan adanya aksi perampasan telepon seluler pada tahun 2023. Bahkan, pada Oktober 2024, aksi pembegalan kembali terjadi di lokasi yang sama. Kondisi tersebut membuat para orang tua merasa cemas ketika anak-anak mereka harus beraktivitas atau pulang kerja pada malam hari.
Meski memiliki peran strategis sebagai jalur poros penghubung Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Gresik serta menunjang aktivitas ekonomi warga, hingga kini kondisi infrastruktur jalan tersebut dinilai belum mendapatkan penanganan maksimal.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Lamongan segera mengambil langkah konkret, di antaranya:
Pemasangan Lampu PJU, sebagai upaya utama meningkatkan keamanan dan menekan potensi kriminalitas.
Perbaikan Jalan, terutama pada paving yang rusak dan ambles guna mencegah kecelakaan lalu lintas.
Menanggapi keluhan warga, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan, Drs. Dianto Hari Wibowo, MIP, menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan tersebut.
“Kami akan segera menerjunkan tim ke lapangan untuk melakukan pengecekan. PJU di ruas jalan kabupaten menjadi prioritas kami untuk diusulkan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU),” jelas Dianto saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Hingga berita ini diturunkan, warga Dusun Sepat dan Dusun Kedondong masih menantikan realisasi langkah konkret dari pemerintah daerah demi terciptanya rasa aman dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan.

Posting Komentar