BANYUWANGI Radar CNN Online – Suasana tenang di Dusun Sawah Gede, Desa Temuguruh, Kecamatan Sempu, mendadak berubah menjadi mencekam pada Senin (7/9/2026). Fenomena alam angin puting beliung menerjang kawasan sekitar Lapangan Temuguruh dengan kekuatan besar, meninggalkan jejak kehancuran yang menyisakan duka bagi warga setempat.
Pusaran angin yang datang secara tiba-tiba tersebut menghantam pemukiman dengan daya rusak tinggi. Sejumlah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan berat, terutama pada bagian atap yang porak-poranda diterjang angin. Ketegangan memuncak saat sebuah pohon mangga tua berukuran besar tumbang akibat tak kuasa menahan kencangnya tekanan udara. Pohon tersebut jatuh tepat menimpa beberapa unit rumah di sekitarnya, memperparah kerusakan fisik dan menimbulkan kerugian materiil yang tidak sedikit.
Tak berhenti di situ, sebuah bangunan gudang yang berada di kawasan terdampak dilaporkan hancur total hingga rata dengan tanah. Puing-puing bangunan berserakan di sekitar lokasi, menggambarkan betapa dahsyatnya kekuatan angin yang terjadi dalam durasi singkat tersebut.
Sesaat setelah badai mereda, langkah tanggap darurat segera diambil. Petugas Perangkat Desa bersama Babinsa setempat langsung terjun ke lokasi kejadian untuk memastikan keselamatan warga. Kehadiran petugas di tengah kepanikan menjadi penguat bagi masyarakat yang sedang berduka.
Sinergi antara aparat dan warga terlihat sangat kental di lapangan. Dengan peralatan seadanya, mereka bahu-membahu mengevakuasi batang pohon yang tumbang, membersihkan puing-puing bangunan yang berserakan di jalanan, hingga melakukan perbaikan darurat pada atap rumah warga agar bisa segera ditempati kembali untuk berteduh.
Hingga berita ini diturunkan, proses pembersihan dan pendataan kerugian masih terus berlangsung. Meski kerusakan fisik cukup masif, semangat gotong royong warga Desa Temuguruh menjadi titik terang dalam upaya pemulihan pasca-bencana.
Redaksi:Eko.w
Editor:Agl


Posting Komentar