Jembatan Kemanusiaan: IPDA Purnomo Gandeng Media Edukasi Masyarakat Tentang Kesehatan Mental

 

LAMONGAN Radar CNN Online – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti kediaman sosok polisi inspiratif, IPDA Purnomo, pada Kamis (26/03/2026). Pria yang dikenal luas atas dedikasinya di bidang sosial ini menggelar acara Open House yang dihadiri oleh puluhan awak media dari berbagai platform—baik cetak, elektronik, maupun daring—se-Kabupaten Lamongan.

Bukan sekadar pertemuan formal, agenda ini menjadi momentum krusial untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkuat sinergi antara insan pers dengan Yayasan Berkas Bersinar Abadi.

Dalam sambutannya, IPDA Purnomo—atau yang akrab disapa Pak Pur—menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para jurnalis. Baginya, media bukan hanya sekadar penyampai berita, melainkan mitra strategis yang membantu menyuarakan misi-misi kemanusiaan hingga ke pelosok negeri.

"Kegiatan ini murni kami laksanakan sebagai ajang sambung rasa. Media memiliki peran besar dalam mendukung misi kemanusiaan yang kami jalankan selama ini. Tanpa dukungan teman-teman media, edukasi kepada masyarakat tidak akan tersampaikan secara maksimal," ungkap Pak Pur dengan rendah hati.

Acara yang awalnya santai ini berkembang menjadi sesi diskusi yang berbobot saat Pak Pur berbagi pengalaman mengenai penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Sebagai Pembina Yayasan, ia memaparkan teknik-teknik khusus dalam memahami kondisi psikis pasien secara objektif.

Beberapa poin penting yang dibahas antara lain:

  • Klasifikasi Penanganan: Penjelasan mengenai perbedaan perlakuan untuk pasien dengan gejala ringan hingga kondisi berat yang membutuhkan penanganan khusus.

  • Simulasi Nyata: Pak Pur memberikan contoh kasus dan simulasi penanganan pasien yang pernah dirawat, guna memberikan gambaran nyata kepada para jurnalis.

  • Fondasi Kesejahteraan: Penekanan bahwa kesehatan mental adalah kunci utama kesejahteraan masyarakat yang sering kali terabaikan.

Melalui pertemuan ini, IPDA Purnomo berharap awak media dapat menjadi jembatan informasi yang mampu mengedukasi publik. Tujuannya jelas: menghapus stigma negatif terhadap penderita gangguan jiwa dan mendorong masyarakat untuk lebih peduli serta empati terhadap lingkungan sekitar.

Pertemuan ditutup dengan sesi diskusi santai dan ramah tamah, mempertegas hubungan harmonis yang telah lama terjalin antara kepolisian, yayasan sosial, dan awak media di Bumi Wali.

Redaksi:Team

Editor:Agl

0/Post a Comment/Comments

Logo PT Edy Macan Multimedia Center
Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Anda