SIDOARJO Radar CNN Online– Suasana duka dan kegelisahan Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, pada Rabu (8/4/2026) sore. Seorang balita berusia 1,5 tahun bernama Gibran Septian dilaporkan hilang secara misterius, dengan dugaan kuat hanyut di aliran Sungai Kalidawir yang berada tepat di dekat kediamannya.
Peristiwa yang memilukan ini bermula sekitar pukul 14.00 WIB . Saat itu, keluarga korban sedang berada di bagian depan rumah. Namun, dalam sekejap mata, keceriaan berubah menjadi ketakutan saat menyadari Gibran tidak lagi berada dalam jangkauan pengawasan.
Pihak keluarga sempat melakukan pencarian mandiri di sekitar lingkungan rumah di Jalan Kali Dami RT 03 RW 01. Meski tidak ada saksi mata yang melihat korban terjatuh, dugaan Gibran tenggelam setelah ditemukan petunjuk krusial:
Satu buah sandal milik korban ditemukan di depan rumah.
Satu sandal lainnya ditemukan di pojok tepian sungai.
Laporan baru diterima oleh Tim TRC BPBD Sidoarjo pada pukul 15.30 WIB . Petugas segera meluncur ke lokasi untuk melakukan penilaian dan memulai koordinasi pencarian. Tim gabungan bersama warga setempat bahu-membahu menyisir aliran sungai, berharap menemukan titik terang sebelum matahari terbenam.
“Kami telah melakukan penyusiran awal di sepanjang aliran sungai, namun hingga malam hari hasilnya masih nihil,” ujar salah satu petugas di lapangan.
Mengingat kondisi pencahayaan yang minimal dan jarak pandang yang terbatas, Tim BPBD memutuskan untuk menghentikan sementara operasi pencarian resmi pada malam hari. Kendati demikian, semangat warga dan kerabat korban tidak surut. Dengan alat seadanya, mereka tetap melakukan pencarian mandiri di sepanjang bantaran sungai hingga larut malam.
Operasi pencarian skala besar akan dilanjutkan kembali besok pagi dengan perluasan wilayah penyisiran, melibatkan lebih banyak personel dan peralatan penyelamatan udara guna menemukan keberadaan Gibran.
Redaksi: Team
Editor: Agl


Posting Komentar