Peran Jurnalis di Era Digital: Integritas Lebih Penting dari Sekadar Sertifikasi — Abah Edy Macan Tegaskan Keberanian dan Kebenaran adalah Kunci



Surabaya, Radar CNN Online Media dan jurnalis sejatinya hadir untuk masyarakat, bukan untuk melayani kepentingan segelintir pihak. Tugas utama seorang jurnalis adalah menyampaikan informasi yang akurat, tajam, dan dapat dipercaya demi terciptanya transparansi publik.

Di era digital saat ini, perkembangan teknologi memungkinkan siapa pun untuk menyampaikan informasi. Dengan perangkat sederhana seperti telepon genggam, fakta di lapangan dapat langsung disebarluaskan kepada masyarakat luas. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa keterbukaan informasi semakin berkembang.

Meski demikian, standar profesional seperti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang ditetapkan Dewan Pers tetap menjadi acuan penting dalam dunia jurnalistik. Namun, UKW tidak dapat dijadikan satu-satunya tolok ukur untuk menentukan layak atau tidaknya seseorang disebut sebagai jurnalis.

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa tidak semua jurnalis bersertifikat bekerja secara profesional. Sebaliknya, ada pula individu yang belum mengikuti UKW, tetapi mampu menghadirkan informasi yang tajam, akurat, serta berpihak pada kepentingan masyarakat.

Seperti yang disampaikan oleh Abah Edy Macan, “Jurnalis itu tidak diukur dari selembar sertifikat, tetapi dari keberanian menyampaikan kebenaran dan keberpihakan kepada masyarakat. Integritas adalah nyawa dari setiap karya jurnalistik.” Ia juga menegaskan bahwa, “Jurnalis tidak diwajibkan mendaftarkan diri ke Dewan Pers. Yang terpenting adalah memiliki legalitas perusahaan (PT) dan patuh terhadap undang-undang jurnalistik yang berlaku.”

Oleh karena itu, penting untuk tidak hanya berpatokan pada status administratif atau sertifikasi semata. Penilaian terhadap seorang jurnalis seharusnya didasarkan pada kualitas karya, integritas, serta keberanian dalam menyampaikan kebenaran.

Kepada instansi, dinas, maupun pihak terkait, diharapkan untuk bersikap konsisten dalam menyikapi informasi. Jangan bersikap berbeda ketika suatu informasi belum viral dibandingkan saat telah menjadi perhatian publik. Transparansi tidak boleh dipengaruhi oleh tekanan situasi.

Di tengah pesatnya kemajuan teknologi, arus informasi bergerak semakin cepat. Pada akhirnya, masyarakat memiliki hak untuk mengetahui kebenaran secara utuh dan terbuka.

Redaksi: Team
Editor: Figo

0/Post a Comment/Comments

Logo PT Edy Macan Multimedia Center
Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Anda