Seleksi JPTP Rembang Masuki Tahap Assessment Center, Plh Bupati Ingatkan Jabatan Adalah Amanah Bukan Kepentingan Pribadi


Rembang, Radar CNN Online – Seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rembang tahun 2026 memasuki tahap krusial, yakni uji kompetensi melalui assessment center. Sebanyak 23 dari 32 pelamar dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti tahapan lanjutan.

Kegiatan yang berlangsung di LORIN Solo Hotel pada Senin (6/4/2026) tersebut dibuka oleh Pelaksana Harian (Plh) Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kompetensi dan kejujuran sebagai fondasi utama bagi setiap pejabat publik.

“Proses ini bukan sekadar pemenuhan persyaratan birokrasi, tetapi menjadi sarana untuk menguji kesiapan dan kapasitas dalam mengemban tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan dalam seleksi bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar.

“Jika lolos, jangan berpuas diri. Sebaliknya, jika belum berhasil, tetaplah tegar karena masih banyak peluang pengabdian lainnya,” pesannya.

Lebih lanjut, Hanies menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah, bukan sarana kepentingan pribadi. Menurutnya, integritas dan kerendahan hati menjadi kunci agar kekuasaan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Jabatan akan menjadi kekuatan ketika diiringi integritas dan kerendahan hati. Jadikan sebagai sarana pengabdian untuk mendorong perubahan dan inovasi demi kesejahteraan masyarakat Rembang,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi, Dr. Tuhana, menjelaskan bahwa dari 32 pelamar, sembilan orang tidak memenuhi syarat administratif. Penilaian tahap administrasi memiliki bobot 20 persen, dengan indikator kelengkapan dokumen, keabsahan, serta kesesuaian usia, pangkat, dan pengalaman.

Tahap assessment center dilaksanakan selama tiga hari, 6–8 April 2026, bekerja sama dengan lembaga terakreditasi dan asesor bersertifikat. Para peserta akan mengikuti berbagai metode penilaian, seperti tes psikometri, leaderless group discussion, simulasi kasus, hingga wawancara kompetensi.

“Penilaian ini bertujuan mengukur kompetensi manajerial, sosiokultural, teknis, serta kecakapan digital sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Setelah tahap tersebut, peserta akan mengikuti penulisan makalah, dilanjutkan presentasi dan wawancara. Seluruh tahapan memiliki bobot penilaian terintegrasi hingga 100 persen. Panitia seleksi kemudian akan menetapkan tiga kandidat terbaik untuk setiap formasi jabatan sebelum diserahkan kepada bupati untuk penentuan akhir.

Seleksi ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berintegritas dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Rembang.

Redaksi: Team
Editor: Mnd

0/Post a Comment/Comments

Logo PT Edy Macan Multimedia Center
Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Anda