Gandeng TNI-Polri, Puskesmas Sulang Sasar Kafe Remang-Remang Melalui Layanan Kesehatan Bergerak

 

REMBANG Radar CNN Online– Langkah progresif diambil oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rembang dalam memutus rantai penularan Infeksi Menular Seksual (IMS) dan HIV/AIDS. Bersama Puskesmas Sulang dan jajaran Forkopimcam, tim gabungan yang dikawal ketat oleh aparat keamanan dari Babinsa dan Polsek Sulang menggelar layanan kesehatan keliling dengan menyasar sejumlah kafe serta warung kopi di kawasan remang-remang, Sabtu (23/5/2026).

Layanan bergerak ini dikenal sebagai VCT Mobile (Voluntary Counseling and Testing Mobile) atau Mobile IMS. Program ini merupakan bagian dari inovasi Puskesmas Keliling (Pusling) yang difokuskan khusus pada kelompok masyarakat dengan tingkat risiko penularan yang tinggi.

Melalui sistem "jemput bola", petugas medis mendatangi langsung titik-titik lokasi yang dinilai rawan guna memberikan pelayanan komprehensif, meliputi:
  • Skrining IMS: Melakukan pemeriksaan fisik dan uji laboratorium sederhana untuk mendeteksi infeksi sedini mungkin.
  • Tes HIV/AIDS (VCT): Pengambilan sampel darah secara sukarela yang didahului dan diakhiri dengan sesi konseling privat.
  • Edukasi & Sosialisasi: Memberikan penyuluhan mengenai pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta bahaya perilaku seks berisiko.
  • Intervensi Medis: Mendistribusikan obat-obatan penanganan awal dan alat kontrasepsi sebagai proteksi tambahan.
Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, Marta, menegaskan bahwa kegiatan berkala ini sangat krusial untuk memantau kesehatan masyarakat di zona rentan.
"Tentu harapan terbesar kita adalah setiap pemeriksaan menunjukkan hasil negatif. Dengan begitu, kita bisa memastikan penyebaran penyakit menular di wilayah Rembang, khususnya di Kecamatan Sulang, dapat ditekan hingga titik nol," ujar Marta optimis.
Dukungan penuh juga datang dari unsur TNI. Babinsa Koramil Sulang yang melekat mengawal jalannya skrining menyatakan bahwa sinergi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kualitas hidup warga.
"Kami berharap seluruh elemen masyarakat, khususnya di Sulang, memiliki kesadaran tinggi sehingga tidak ada lagi warga yang terjangkit penyakit menular berbahaya ini," ungkapnya.
Untuk menjaga konsistensi dampaknya, program VCT Mobile ini dijadwalkan berjalan secara simultan dan berkala, baik dalam rentang waktu sebulan sekali maupun tiga bulan sekali. Melalui langkah preventif yang masif ini, pemerintah daerah berharap angka penularan penyakit menular seksual di Rembang dapat ditekan secara efektif dan berkelanjutan.

Redaksi:Zainuri
Editor:Agl

0/Post a Comment/Comments

Logo PT Edy Macan Multimedia Center
Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Anda