SERANG Radar CNN Online – Kemeriahan menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 di wilayah hukum Polda Banten berlangsung semarak. Salah satu agenda utama yang menyedot perhatian adalah gelaran Kejuaraan Tenis Kapolda Cup yang berlangsung penuh semangat sportivitas di Lapangan UH Tennis Center, Jalan Miyabon, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang.
Turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi di atas lapangan, melainkan menjadi wadah strategis untuk mempererat tali silaturahmi, sekaligus memperkuat soliditas dan sinergitas antarinstansi di Provinsi Banten.
Kejuaraan ini diikuti oleh sedikitnya 160 peserta yang berasal dari berbagai instansi lintas sektor. Pertandingan berlangsung sengit sejak babak penyisihan hingga mencapai puncaknya di babak final dengan hasil sebagai berikut:
- Kategori Ganda: Tim UH harus mengakui keunggulan Tim Metro setelah melalui laga ketat yang berakhir dengan skor 5-7. Hasil ini menempatkan Tim Metro sebagai juara pertama, sementara Tim UH keluar sebagai juara kedua.
- Kategori Beregu: Tim Metro kembali menunjukkan dominasinya dan sukses mengunci gelar juara. Sementara itu, tim Banten (1) harus puas menempati posisi juara 2 bersama.
Kabidhumas Polda Banten, Kombes Pol. Maruli Ahiles Hutapea, menjelaskan bahwa turnamen ini merupakan bagian dari rangkaian besar perayaan hari jadi Polri. Lebih dari itu, esensi utamanya adalah membangun jembatan komunikasi antarlembaga.
“Pelaksanaan Kejuaraan Tenis Kapolda Cup ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Tujuannya tidak hanya untuk memeriahkan hari jadi Polri, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan soliditas, serta memperkuat sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, komunitas olahraga, dan seluruh elemen masyarakat di Provinsi Banten,” ujar Maruli pada Senin (25/05/2026).
Maruli juga menambahkan bahwa tenis lapangan memiliki nilai filosofis yang kuat dalam membentuk karakter kedisiplinan dan mentalitas pantang menyerah yang berguna bagi menunjang tugas kedinasan.
“Melalui olahraga, kita dapat membangun komunikasi yang baik, memperkuat solidaritas, serta menjaga kekompakan antarinstansi demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Provinsi Banten,” lanjutnya.
Hingga upacara penutupan, seluruh rangkaian kejuaraan berjalan dengan aman, tertib, dan menjunjung tinggi nilai fair play. Antusiasme tinggi yang ditunjukkan oleh para peserta menjadi bukti nyata kuatnya kebersamaan antarinstansi di tanah Banten.
Redaksi:Team
Editor:Agl


Posting Komentar