Lamongan, Radar CNN Online - Sebagai salah satu lumbung pangan terbesar nasional, Kabupaten Lamongan terus berbenah dan berupaya untuk meningkatkan hasil produksi pertaniannya, salah satunya dengan melakukan modernisasi pertanian. Guna merealisasikan modernisasi ini, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi pada Kamis (7/5) menyerahkan secara langsung bantuan alat combine prioritas kepada 3 (tiga) Poktan (Sugio, Sekaran, dan Kembangbahu) di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan.
Penyerahan bantuan Combine Harvester Bimo 110 Plus ini oleh Pak Yes diharapkan mampu mempercepat proses dan memaksimalkan hasil panen Lamongan, sehingga target luas tanam bisa terpenuhi dan produktifitas pertanian Lamongan juga meningkat.
"Ini sebagai upaya kami, agar dalam pertanian ini semakin modern, dengan mekanisasi mulai dari alat tanam sampai dengan panen nanti kita upayakan secara mekanis, sehingga kita harapkan hasil pertanian nanti akan semakin maksimal, semakin efisien, dan tentu ini pasti akan meningkatkan hasil daripada pertanian di Kabupaten Lamongan," terang Pak Yes.
Berdasarkan data dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lamongan, per 6 Mei ini luas tambah tanam Lamongan terealisasi sebesar 65.426 hektar dari target pusat sebesar 233.327 hektar (tercapai 28,04 persen).
Pada kesempatan tersebut, Kepala Desa Kebalankulon Andik Sudarno mengucapkan terima kasih karena Poktan (Kelompok Tani) di wilayahnya memperoleh bantuan alat pertanian Kombi. "Semoga dengan bantuan ini bisa memberikan pelayanan terbaik untuk para petani kami yang ada di desa," ucapnya.
Adapun 3 kelompok tani yang menerima bantuan Combine Harvester ini yakni, Poktan Sri Rejeki Kayen Desa Jubelkidul Kecamatan Sugio, Poktan Luhur 1 Kebalankulon Kecamatan Sekaran, dan Poktan Sekar Arum Gintungan Kecamatan Kembangbahu.

Posting Komentar