LAMONGAN Radar CNN Online– Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lopang 1 yang berlokasi di Dusun Sumberpanggang, Desa Lopang, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, menggelar acara tasyakuran untuk memperingati satu tahun berdirinya dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Jumat (29/5/2026). Momentum ini berlangsung hangat, khidmat, dan penuh dengan makna kebersamaan.
Sebagai bentuk apresiasi dan sinergi, pihak pengelola mengundang sebanyak 37 lembaga dalam kegiatan ini. Undangan tersebut terdiri dari 24 sekolah lintas jenjang (mulai dari MI, SD, SMP, hingga SMA) serta 13 posyandu yang tersebar di wilayah Kecamatan Kembangbahu.
Pengelola Mitra SPPG Lopang 1, Solikin, menyampaikan bahwa agenda ini digelar sebagai wujud syukur atas perjalanan satu tahun dalam melayani masyarakat. Fokus utama mereka adalah menyediakan makanan bergizi gratis bagi siswa sekolah, mendukung pemenuhan gizi masyarakat, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan.
"Kegiatan ini merupakan wadah silaturahmi bersama seluruh PIC sekolah, mitra, relawan, posyandu, hingga unsur Muspika Kembangbahu. Kami berharap melalui momen satu tahun kebersamaan ini, semua pihak yang terlibat bisa saling mengenal lebih dekat dan terus menjaga kualitas gizi bagi para penerima manfaat," ujar Solikin.
Dalam perjalanan satu tahun perdananya, SPPG Lopang 1 tercatat telah berhasil mengover sebanyak 2.800 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Jumlah tersebut mencakup berbagai kalangan masyarakat yang tersebar di seluruh wilayah pelayanan Kecamatan Kembangbahu.
Sebagai dapur pemenuhan gizi pertama yang berdiri di Kabupaten Lamongan, SPPG Lopang 1 kini menjadi proyek percontohan (pilot project). Menyadari tingginya antusiasme publik, Solikin secara terbuka mengundang para siswa dan masyarakat luas untuk berkunjung langsung ke dapur yang dikelolanya.
Pihak pengelola berkomitmen untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melihat langsung proses memasak yang higienis hingga sistem pendistribusiannya. Langkah transparansi ini diambil demi menjaga kepercayaan publik dan memastikan standar mutu tetap terjaga.
"Insya Allah, pelayanan kami berbeda dengan dapur lain yang saat ini sedang banyak mendapat sorotan terkait menu yang kurang maksimal. Sebagai pelopor dan proyek percontohan di Lamongan, SPPG Lopang 1 siap menampung berbagai kritik dari para PIC sekolah dan berkomitmen untuk selalu menjaga kualitas mutu sesuai standar dari ahli gizi Badan Gizi Nasional (BGN)," tegas Solikin menutup penjelasannya.
Acara tasyakuran ini berjalan sukses dengan dihadiri oleh jajaran Muspika Kembangbahu, para relawan, perwakilan lembaga pendidikan, serta kader posyandu yang selama ini menjadi bagian penting dari ekosistem pelayanan mitra MBG SPPG Lopang 1. Kegiatan yang penuh keakraban tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan program ke depan.
Redaksi:Adji
Editor:Agl

Posting Komentar