Tepis Berita Hoaks Perselingkuhan, Humas Perumdam Bayuangga Probolinggo Angkat Bicara

 


PROBOLINGGO Radar CNN Online– Hubungan Masyarakat (Humas) Perumdam Bayuangga Kota Probolinggo, AG, akhirnya angkat bicara demi meluruskan pemberitaan miring yang menyeret namanya. AG secara tegas membantah dugaan perselingkuhan dirinya dengan salah satu staf UPT Kesyahbandaran Probolinggo berinisial EQ, dan menyebut tuduhan tersebut sebagai fitnah yang tidak berdasar.

Kepada awak media, Rabu (20/5/2026) siang, AG menyayangkan munculnya pemberitaan sepihak yang dinilai mencederai etika jurnalistik. Menurutnya, pihak media yang bersangkutan sama sekali tidak pernah melakukan upaya konfirmasi atau check and recheck kepadanya sebelum informasi tersebut dipublikasikan.
"Saya sama sekali tidak pernah dikonfirmasi, kok tiba-tiba berita itu muncul. Tidak ada bukti relevan yang menunjukkan tuduhan itu benar. Konfirmasi itu bagian penting untuk menjaga keberimbangan informasi," tegas AG.
AG menilai artikel yang beredar lebih mengarah pada pembunuhan karakter (character assassination) dan serangan personal, ketimbang sebuah produk jurnalistik yang objektif. Terlebih, narasi yang dibangun tidak menyertakan narasumber yang jelas maupun fakta hukum yang dapatdipertanggungjawabkan.
"Beritanya sangat tidak berimbang dan cenderung menggiring opini publik untuk menghakimi kehidupan pribadi saya tanpa dasar yang sah," lanjutnya.
Sebelumnya, rumor mengenai kedekatan AG dan EQ sempat menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Namun, hingga saat ini, tudingan tersebut murni sebatas isu liar lantaran tidak ada bukti otentik, laporan resmi, maupun keterangan dari pihak berwenang yang menguatkan asumsi tersebut.

Menanggapi polemik ini, sejumlah warga Probolinggo turut angkat bicara dan meminta masyarakat untuk lebih cerdas dalam menyaring informasi. Warga berharap ruang publik tidak dipenuhi oleh isu-isu yang merugikan reputasi seseorang tanpa adanya bukti nyata.
"Kalau memang ada pelanggaran, silakan diproses secara hukum dan aturan yang berlaku. Tapi kalau masih sebatas katanya dan belum jelas, jangan sampai dijadikan konsumsi liar yang merugikan nama baik seseorang," ujar salah satu warga setempat.
Hingga saat ini, pihak UPT Kesyahbandaran Probolinggo juga belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait isu tersebut. Masyarakat pun diimbau untuk tidak ikut menyebarkan berita yang belum terverifikasi kebenarannya di media sosial demi menghindari dampak hukum di kemudian hari. 

Redaksi:Team
Editor:Agl

0/Post a Comment/Comments

Logo PT Edy Macan Multimedia Center
Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Anda