GRESIK Radar CNN Online – Sebuah rekaman video yang memperlihatkan ketegangan antara Ketua DPRD Gresik, Syahrul Munir, dengan seorang pengunjuk rasa mendadak viral di berbagai platform media sosial. Dalam potongan video yang beredar, pimpinan lembaga legislatif tersebut tampak emosional saat menghadapi massa aksi dari kelompok warga terdampak penertiban lapak Semambung, Kecamatan Driyorejo. Insiden ini pun seketika memantik respons kritis dari publik.
Peristiwa tersebut terjadi ketika massa aksi sedang menyampaikan aspirasi di halaman Kantor DPRD Gresik. Syahrul Munir yang datang menemui para demonstran tertangkap kamera melontarkan pernyataan bernada tegas sembari mengarahkan gestur tangan ke arah masa.
"Nek rusuh ojok ndok kene (Kalau mau membuat kegaduhan jangan di sini)," ujar Syahrul dalam cuplikan video tersebut menggunakan dialek lokal.
Respons verbal dan gestur tersebut disayangkan oleh sejumlah pihak. Banyak yang menilai bahwa sebagai seorang pimpinan institusi terhormat, pendekatan yang lebih persuasif dan tenang seharusnya lebih dikedepankan dalam mengelola komunikasi publik, terutama saat berhadapan dengan warga yang sedang memperjuangkan ruang hidup mereka.
Kritik tajam salah satunya datang dari Ketua LSM Front Pembela Suara Rakyat (FPSR), Aris Gunawan. Ia menilai tindakan emosional tersebut kurang mencerminkan marwah dan wibawa institusi kedewanan.
"Gedung DPRD adalah simbol rumah rakyat, dibangun dan dirawat dari amanah pajak masyarakat. Di sanalah tempat para wakil rakyat yang dipilih langsung oleh konstituen untuk menjalankan fungsi kedinasan dan mendengarkan aspirasi," kata Aris Gunawan, Kamis (21/5/2026).
Aris menambahkan, sebagai representasi publik, pimpinan maupun anggota dewan dituntut memiliki ketahanan emosional yang kuat dan etika komunikasi yang mengayomi, bukan justru membalas tuntutan warga dengan reaksi yang konfrontatif.
"Seorang wakil rakyat dituntut untuk lebih mengedepankan kebijaksanaan dan dialog publik yang teduh. Mereka diamanahkan mandat oleh rakyat, maka sudah kewajibannya untuk menyerap keluh kesah itu dengan kepala dingin. Jika dalam menghadapi dinamika demonstrasi saja sudah emosional, bagaimana fungsi pengawasan dan penyerapan aspirasi bisa berjalan optimal?" tutur Aris.
Sebagai informasi, aksi unjuk rasa tersebut digelar oleh warga dan pedagang terdampak penertiban lapak di kawasan Semambung, Driyorejo. Mereka hadir ke gedung dewan untuk menuntut solusi konkret serta kejelasan nasib pascapenggusuran tempat usaha mereka.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Ketua DPRD Gresik, Syahrul Munir, belum memberikan pernyataan resmi maupun klarifikasi mengenai konteks utuh di balik video viral tersebut.
Insiden ini menjadi refleksi penting mengenai pentingnya penerapan komunikasi publik yang humanis oleh para pejabat daerah dalam menghadapi dinamika penyampaian pendapat, yang sejatinya merupakan hak konstitusional warga negara yang dijamin oleh undang-undang.
Redaksi:Team
Editor:Agl

Posting Komentar