SERANG Radar CNN Online— Kondisi lingkungan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cilampang yang berlokasi di Perumahan Taman Banten Lestari (TBL), Kecamatan Serang, Kota Serang, kini tengah menjadi sorotan tajam. Pasalnya, beredar dokumentasi yang memperlihatkan tumpukan sampah menggunung di area lingkungan sekolah, sebuah pemandangan yang dinilai jauh dari standar lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan nyaman.
Selain merusak estetika, timbunan sampah tersebut berpotensi menimbulkan bau menyengat, menjadi sarang penyakit, hingga mengancam kelancaran proses kegiatan belajar mengajar (KBM).
Menanggapi isu tersebut, Ketua DPD Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia Kota Serang, Johan, menegaskan bahwa persoalan kebersihan di institusi pendidikan tidak boleh dianggap remeh. Sekolah, menurutnya, adalah pilar utama pembentukan karakter generasi penerus bangsa yang wajib mendapat perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan.
"Lingkungan sekolah yang bersih adalah hak mendasar bagi para siswa dan tenaga pendidik. Kondisi memprihatinkan di SDN Cilampang ini harus segera ditangani secara konkret agar tidak membawa dampak buruk yang lebih luas terhadap kesehatan anak-anak kita," tegas Johan.
Berdasarkan laporan dan bukti dokumentasi di lapangan, tumpukan sampah tersebut terlihat memenuhi area belakang bangunan sekolah. Kondisi ini pun memicu pertanyaan besar dari publik terkait sistem tata kelola kebersihan internal yang diterapkan oleh pihak sekolah.
Dampak dari temuan ini, DPD IWO Indonesia Kota Serang mendesak adanya tindakan cepat dari pihak sekolah, Dinas Pendidikan, serta Dinas Lingkungan Hidup setempat untuk segera membersihkan area tersebut secara menyeluruh.
Lebih dari sekadar pembersihan sesaat, IWO Indonesia juga menuntut adanya evaluasi total terhadap mekanisme pengelolaan sampah di SDN Cilampang agar pemandangan serupa tidak terulang kembali di masa depan.
Di sisi lain, Kepala SDN Cilampang, H. Usnawatun Hasanah, S.Ag., M.Pd., diharapkan dapat segera memberikan klarifikasi resmi kepada publik. Penjelasan ini dinilai penting sebagai bentuk transparansi dan keterbukaan informasi kepada masyarakat, khususnya para orang tua murid.
Masyarakat kini berharap ada langkah nyata dari pemerintah daerah. Bagaimanapun, pendidikan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kurikulum, melainkan juga harus didukung oleh fasilitas dan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, serta layak sebagai ruang pembentukan masa depan bangsa.
Redaksi:Team
Editor:Agl

Posting Komentar